Wamen PPPA: Kebun Pangan Lokal Perkuat Ekonomi Keluarga

- Wamen PPPA Veronica Tan menegaskan kebun pangan lokal perempuan jadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan meningkatkan kualitas generasi, terutama dalam pencegahan stunting.
- Inisiatif kebun pangan lokal mendorong kemandirian dapur, memperbaiki pola konsumsi, serta membuka peluang ekonomi berbasis potensi dan kearifan lokal masyarakat.
- Penguatan pangan lokal dikaitkan dengan penurunan stunting dan program Makan Bergizi Gratis melalui pemberdayaan perempuan berbasis keluarga guna percepatan perbaikan gizi dan pembangunan berkelanjutan.
Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mengungkapkan, pemberdayaan perempuan lewat pemanfaatan pangan lokal adalah fondasi penting. Hal itu dilakukan guna perkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus tingkatkan kualitas generasi, apalagi berkenaan dengan stunting. Hal ini diungkapkan oleh Veronica saat berkunjung ke Kampung Nelayan Untia, Makassar pada Jumat, 27 Maret 2026.
“Pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yaitu keluarga. Kebun pangan lokal perempuan menjadi langkah konkret untuk membangun pola makan sehat sekaligus memperkuat peran ibu dalam keluarga,” kata dia dikutip Sabtu (28/3/2026).
1. Berpotensi membuka peluang ekonomi berbasis potensi lokal

Menurut Veronica, kebun pangan lokal perempuan jadi pendekatan strategis guna dorong perubahan di tingkat keluarga.
Dapur jadi mandiri dan ada pola konsumsi yang diperbaiki. Hal ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi berbasis potensi lokal.
2. Potensi pangan tradisional dan olahan lokal

Penguatan tersebut, kata dia, harus berbasis kearifan lokal yang ada di tengah masyarakat. Pangan tradisional dan olahan lokal punya potensi besar sebagai sumber gizi dan komoditas bernilai ekonomi.
“Yang kita dorong bukan sesuatu yang baru, tetapi bagaimana potensi lokal yang sudah ada dapat dimaksimalkan untuk memperkuat gizi keluarga, sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat,” ujarnya.
3. Berkaitan dengan penurunan stunting dan MBG

Penguatan pangan lokal, kata dia, berkelindan dengan penurunan stunting dan implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan pendekatan intervensi dari hulu yang berkelanjutan.
Pihaknya berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan melalui pendekatan berbasis keluarga dan potensi lokal, sebagai strategi percepatan perbaikan gizi, penguatan ekonomi, serta keberlanjutan pembangunan manusia.


















