Cerita Dino Patti Djalal Lepas Jam Tangan Saat Bahas BoP di Istana

- Dino diundang oleh Menlu Sugiono untuk membahas BoP
- Pertemuan dimulai dengan tiga gelombang tanya jawab
- Pembahasan Gaza dilakukan di bagian terakhir pertemuan
Jakarta, IDN Times - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal mengaku diperintah melepas jam tangan hingga telepon genggamnya saat pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan saat membahas Board of Peace pada Rabu (4/2/2026).
Cerita itu ia ungkap dalam acara ‘PoV Times: Dino Jawab Dukung RI Masuk Board of Peace’ by IDN Times yang dipandu oleh Pemred IDN Times, Uni Lubis pada Kamis (5/2/2026).
“Jadi jam diambil, handphone juga enggak boleh bawa, semuanya diambil. Notes disediakan di sana, yang hitam itu,” kata Dino.
1. Dino menerima undangan dari Menlu Sugiono

Awalnya, Dino menjelaskan bahwa dirinya diundang Istana dua hari sebelum pertemuan digelar. Ia menerima undangan dari Menteri Luar Negeri, Sugiono.
“Surat undangan tertulis dari Menlu mengundang untuk ini BoP, mengenai Palestina dan arah politik luar negeri. Dan memang itu yang terjadi,” ujar Dino.
2. Terdapat tiga gelombang tanya jawab

Pertemuan itu diawali dengan pemaparan oleh Presiden Prabowo. Setelah itu, sesi tanya jawab yang disusun tiga gelombang.
“Setiap gelombang itu sekitar tiga orang, tiga-empat orang, habis itu dijawab oleh Presiden. Habis itu gelombang kedua, tiga orang lagi, dijawab, kemudian gelombang ketiga,” ujar Dino.
3. Pembahasan Gaza di akhir

Dalam pembukaannya, Presiden berbicara mengenai politik luar negeri secara umum. Diantaranya membahas Ukraina, dunia internasional, geopolitik, dan lain sebagainya.
“Kemudian baru masuk kepada Gazanya di bagian terakhir. Menurut saya sekitar 45 menit mungkin ya (paparan presiden),” ujar Dino.



















