Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cerita Wagub Sumbar Sigap Tangani Bencana: Kami Bentuk Tim Terpadu

Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy di acara Semangat Awal Tahun (SAT 2026).
Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy di acara Semangat Awal Tahun (SAT 2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya sih...
  • Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy, mengisahkan awal mula bencana melanda Sumatra pada November hingga Desember 2025.
  • Pemerintah Provinsi Sumatra Barat langsung membentuk tim terpadu penanganan bencana di seluruh daerah terdampak, melibatkan berbagai unsur dari OPD hingga lembaga vertikal terkait.
  • Pemerintah Provinsi Sumatra Barat juga langsung menetapkan status tanggap darurat melalui penerbitan surat keputusan (SK) sebagai langkah awal penanganan bencana.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy mengisahkan awal mula bencana melanda Sumatra pada November hingga Desember 2025.

Ia menjelaskan, bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumbar berawal dari fenomena siklon, sebelum berkembang menjadi banjir dan longsor. Menurutnya, dampak tidak langsung berupa genangan dan kerusakan muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

“Kalau kita bilang pertama kali bencana terjadi sebenarnya kan belum banjir. Bencananya ini kan bencana siklon. Ya memang angin kencang, debit hujan tinggi,” ujar Vasko dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 By IDN Times, di Kantor IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Ia menuturkan, dalam hitungan waktu singkat, dampak lanjutan mulai dirasakan masyarakat. Sungai-sungai meluap, air merambah ke jalan-jalan, hingga memicu longsor di sejumlah titik.

“Mulailah beberapa detik, mulai terdampak, baik itu banjir dan sungainya yang melebar dan sampai ke jalan-jalan dan longsor itu semua,” jelas Vasko.

Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat langsung mengambil langkah cepat dengan membentuk tim terpadu penanganan bencana di seluruh daerah terdampak.

“Yang pertama kali kita lakukan pada saat itu adalah langsung di tiap kabupaten/kota, provinsi, kita membentuk tim terpadu waktu itu,” tuturnya.

Tim terpadu tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar hingga lembaga vertikal terkait.

“Isinya langsung kita bentuk dari pemprov di setiap dinas-dinas, terus di situ ada otomatis sekda ya, dan lembaga-lembaga vertikal terkait, baik itu BMKG, BNPB, TNI, Polri,” ungkap Vasko.

Vasko menegaskan, pembentukan tim terpadu tidak hanya berhenti di tingkat provinsi atau kabupaten/kota. Struktur penanganan bencana juga diperluas hingga ke lapisan pemerintahan paling bawah.

“Kita bikin tim terpadu itu sampai ke tingkatan kabupaten/kota sampai ke tingkat paling bawah, di Nagari. Kalau di bawah Nagari ada lagi Jorong kalau di Sumbar itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nagari di Sumatra Barat setara dengan desa di daerah lain. Sehingga peran pemerintahan lokal menjadi krusial dalam respons cepat bencana.

Sebagai bagian dari langkah awal, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat juga langsung menetapkan status tanggap darurat melalui penerbitan surat keputusan (SK).

“Langkah pertama itu yang kita lakukan pada saat pertama kali terjadinya bencana dan langsung pada saat itu kita keluarkan SK Tanggap Darurat,” tutur Vasko.

Menurutnya, penetapan status tersebut penting agar pemerintah memiliki ruang gerak lebih cepat dan fleksibel dalam mengeksekusi berbagai tindakan penanganan bencana.

“Untuk bisa kita lebih mengeksekusi dengan cepat segala tindakan dan kegiatan-kegiatan lainnya," imbuh Vasko.

Adapun, IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in News

See More

Wagub Sumbar Turun Langsung Saat Bencana: Biar Dapat Data yang Tepat

14 Jan 2026, 17:23 WIBNews