Daftar 16 Embarkasi Pemberangkatan Jemaah Haji 2026: Nama, Kode dan Lokasi

- Kementerian Haji dan Umrah menetapkan total 16 embarkasi haji tahun 2026 untuk melayani keberangkatan jemaah Indonesia dalam dua gelombang perjalanan setiap tahunnya.
- Dua embarkasi baru ditambahkan, yaitu Yogyakarta (YIA) dan Banten (JKB), memperluas layanan bagi jemaah di wilayah Jawa dan sekitarnya.
- Embarkasi tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Lombok, dan Sulawesi dengan pembagian wilayah layanan yang disesuaikan agar pemberangkatan jemaah lebih efisien.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah kembali menetapkan daftar embarkasi yang berfungsi sebagai titik keberangkatan jemaah haji asal Indonesia menuju Arab Saudi.
Saat ini, total terdapat 16 embarkasi yang tersebar di berbagai wilayah untuk melayani pemberangkatan jemaah haji yang terbagi dalam dua gelombang perjalanan setiap tahunnya.
"Tahun ini penyelenggaraan ibadah haji dilayani melalui 16 embarkasi dan debarkasi, serta 528 kelompok terbang (kloter)," tulis Kemenhaj di akun Instagram resminya, dikutip Kamis (16/4/2026).
Diketahui, terdapat dua penambahan embarkasi yaitu embarkasi Yogyakarta (YIA) dan embarkasi Banten (JKB).
1. Lima embarkasi di Sumatra: BTJ, KNO, BTH, PDG, dan PLM

Wilayah Sumatra memiliki lima titik keberangkatan utama yang melayani jemaah haji dari berbagai provinsi di pulau tersebut. Embarkasi Aceh (BTJ) yang berlokasi di Bandara Sultan Iskandar Muda diperuntukkan bagi jemaah asal Provinsi Aceh, sementara Embarkasi Medan (KNO) di Bandara Kualanamu melayani jemaah dari Provinsi Sumatra Utara.
Selanjutnya, terdapat Embarkasi Batam (BTH) di Bandara Hang Nadim yang mencakup wilayah layanan cukup luas, meliputi jemaah dari Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Provinsi Jambi. Di Sumatra Barat, terdapat Embarkasi Padang (PDG) di Bandara Minangkabau untuk jemaah asal Provinsi Sumatra Barat dan Provinsi Bengkulu, serta Embarkasi Palembang (PLM) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yang melayani jemaah dari Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Bangka Belitung.
2. Tujuh embarkasi di Jakarta, Jawa, dan Banten: JKG, JKS, JKB, KJT, SOC, YIA, dan SUB

Kemudian, wilayah Jakarta, Jawa, dan Banten kini diperkuat dengan tujuh embarkasi setelah adanya pemisahan layanan untuk wilayah Yogyakarta dan Banten.
Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) di Bandara Soekarno-Hatta melayani jemaah dari Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Lampung, sementara jemaah Provinsi Banten kini memiliki titik layanan sendiri melalui Embarkasi Banten (JKB). Untuk sebagian besar wilayah Jawa Barat, jemaah berangkat melalui Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) di Bandara Soekarno-Hatta yang melayani Kota dan Kabupaten Bekasi, Depok, Karawang, Sukabumi, Bogor, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Purwakarta, hingga Cianjur.
Lebih lanjut, terdapat Embarkasi Kertajati (KJT) di Majalengka yang melayani jemaah dari Kabupaten dan Kota Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Subang, serta Sumedang. Di Jawa Tengah, Embarkasi Solo (SOC) di Bandara Adi Soemarmo melayani jemaah asal Provinsi Jawa Tengah, sedangkan Embarkasi Yogyakarta (YIA) di Bandara Internasional Yogyakarta kini melayani jemaah asal Provinsi DI Yogyakarta secara mandiri. Sementara, jemaah dari Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya (SUB) di Bandara Juanda.
3. Empat embarkasi di Kalimantan, Lombok, dan Sulawesi: BDJ, BPN, LOP, dan UPG

Sementara, untuk wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, terdapat empat embarkasi utama yang beroperasi melayani berbagai daerah. Embarkasi Banjarmasin (BDJ) yang berlokasi di Bandara Syamsudin Noor melayani jemaah dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah.
Untuk wilayah Kalimantan bagian utara dan timur, tersedia Embarkasi Balikpapan (BPN) di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang juga melayani jemaah dari Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Provinsi Sulawesi Utara.
Di Nusa Tenggara Barat, terdapat Embarkasi Lombok (LOP) yang berpusat di Bandara Internasional Lombok khusus untuk melayani jemaah dari provinsi tersebut. Terakhir, Embarkasi Makassar (UPG) yang berlokasi di Bandara Sultan Hasanuddin menjadi titik keberangkatan terbesar di Indonesia Timur yang melayani jemaah dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, hingga Provinsi Papua Barat.


















