Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Data Lengkap Virus Corona di Indonesia Per Jumat 12 Juni 2020

Data Lengkap Virus Corona di Indonesia Per Jumat 12 Juni 2020
Jajaran KPU Tabanan saat menjalani pemeriksaan rapid tes Jumat (12/6) (Dok.IDN Times/KPU Tabanan)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah menjadi 36.406 kasus.

Jumlah kasus virus corona naik setelah ada penambahan kasus baru sebanyak 1.111 orang dalam sehari, terhitung sejak 11 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 12 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Kasus terbanyak di sumbang Jawa Timur yaitu 318 kasus baru.

"Angka ini didominasi oleh penambahan kasus di Provinsi Jawa Timur sebanyak 318 kasus," lapor Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (12/6).

  1. 1. Kasus meninggal di Indonesia mencapai 2.048 orang

    Pemakaman Jenazah COVID-19 (Dok. Kemensos)
    Pemakaman Jenazah COVID-19 (Dok. Kemensos)

    Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.048 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 48 orang.

    "Bertambah 48 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 2.048 orang," katanya.

    Yuri sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemakaman jenazah COVID-19 dilakukan sesuai prosedur kesehatan dan keagamaan. Sehingga tidak perlu ada lagi penolakan terhadap pemakaman jenazah COVID-19.

  2. 2. Kasus sembuh di Indonesia mencapai 13.213 orang

    Pasien Sembuh menerima surat keterangan sembuh COVID-19 dari Kepala Dinkes PPU, dr.  Jansje Grace Makisurat (IDN Times/Ervan)
    Pasien Sembuh menerima surat keterangan sembuh COVID-19 dari Kepala Dinkes PPU, dr. Jansje Grace Makisurat (IDN Times/Ervan)

    Sementara itu, lanjut Yuri, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 13.213 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini, ada tambahan kasus sembuh sebanyak 577 orang.

    "Pasien sembuh bertambah 577 orang sehingga menjadi 13.213 orang," kata Yuri.

  3. 3. Sebaran kasus COVID-19 di 34 provinsi Indonesia

    Terlihat para pekerja disektor Pelabuhan Samarinda tertib menunggu antrian rapid dan swab massal. (IDN Times/Zulkifli Nurdin)
    Terlihat para pekerja disektor Pelabuhan Samarinda tertib menunggu antrian rapid dan swab massal. (IDN Times/Zulkifli Nurdin)

    Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Setelah Jawa Timur, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak kedua hari ini dengan 93 kasus baru COVID-19.

    Berikut ini data lengkap rincian penyebaran virus corona di 424 kabupaten atau kota di 34 provinsi di Indonesia:

    1. Aceh 22 kasus
    2. Bali 695 kasus
    3. Banten 1.157 kasus
    4. Bangka Belitung 132 kasus
    5. Bengkulu 95 kasus
    6. Yogyakarta 262 kasus
    7. DKI Jakarta 8.740 kasus
    8. Jambi 106 kasus
    9. Jawa Barat 2.572 kasus
    10. Jawa Tengah 1.876 kasus
    11. Jawa Timur 7.421 kasus
    12. Kalimantan Barat 267 kasus
    13. Kalimantan Timur 373 kasus
    14. Kalimantan Tengah 565 kasus
    15. Kalimantan Selatan 1.694 kasus
    16. Kalimantan Utara 170 kasus
    17. Kepulauan Riau 238 kasus
    18. Nusa Tenggara Barat 891 kasus
    19. Sumatera Selatan 1.304 kasus
    20. Sumatera Barat 671 kasus
    21. Sulawesi Utara 644 kasus
    22. Sumatera Utara 768 kasus
    23. Sulawesi Tenggara 277 kasus
    24. Sulawesi Selatan 2.582 kasus
    25. Sulawesi Tengah 159 kasus
    26. Lampung 153 kasus
    27. Riau 120 kasus
    28. Maluku Utara 285 kasus
    29. Maluku 387 kasus
    30. Papua Barat 200 kasus
    31. Papua 1.197 kasus
    32. Sulawesi Barat 97 kasus
    33. Nusa Tenggara Timur 105 kasus
    34. Gorontalo 181 kasus

  4. 4. Jumlah ODP 37.538 dan PDP 13.923 yang masih dalam pantauan

    RS PHC, anak perusahaan Pelindo 1, sudah memiliki laboratorium PCR untuk menguji sampel swab tenggorok. (dok Humas Pelindo 1)
    RS PHC, anak perusahaan Pelindo 1, sudah memiliki laboratorium PCR untuk menguji sampel swab tenggorok. (dok Humas Pelindo 1)

    Yuri menjelaskan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang tercatat masih dipantau hingga Jumat (12/6), yakni sebanyak 37.538 orang.

    “Mereka masih terus kami pantau," kata Yuri.

    Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang juga masih dipantau 13.923 orang. Saat ini Indonesia telah menyediakan 110 laboratorium Real Time PCR dan 80 laboratorium TCM untuk pemeriksaan virus corona.

Share Article

Related Articles

See More