Diduga Dibunuh, Wanita di Bekasi Ditemukan Bersimbah Darah

- Seorang wanita bernama E'em, 60 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Cibitung, Bekasi, setelah tidak merespons panggilan dari pegawainya.
- Kondisi korban mengalami luka di kepala dan rumahnya terkunci dari dalam; warga mendobrak pintu sebelum menemukan jasad korban tergeletak di ruang tengah.
- Polisi masih menyelidiki penyebab kematian serta dugaan kehilangan barang berharga, dengan sejumlah barang bukti telah disita dan pelaku masih dalam pengejaran.
Bekasi, IDN Times - Seorang wanita bernama E'em, 60 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis, 9 April 2026.
Ketua RW setempat, Aming, menceritakan korban merupakan seorang pengusaha tenda. Jasad korban pertama kali ditemukan salah seorang pegawainya yang curiga lantaran E'em tak merespons saat dipanggil dari luar rumah.
"Awalnya tidak ada aktivitas. Pas pintu dibuka, korban sudah terkapar di ruang tengah,” kata Aming kepada jurnalis, Jumat (10/4/2026).
1. Korban mengalami luka di bagian kepala

Aming mengaku sempat melihat kondisi korban saat ditemukan di dalam rumah. Saat itu, kondisi kepala korban mengalami luka hingga mengeluarkan darah.
“Saya lihat ada luka di kepala, tapi kurang jelas luka apa,” kata dia.
Satu hari sebelumnya, lanjut Aming, ia sempat melihat korban, namun tidak melihat hal yang mencurigakan.
Korban juga diketahui tinggal di rumah tersebut seorang diri, dan dikenal sebagai sosok yang tertutup. Anak-anak E'em juga telah memiliki rumah yang tidak jauh dari kediamannya.
"Tidak ada tanda-tanda. Malam sebelumnya anaknya juga sempat datang,” katanya.
2. Rumah terkunci dari dalam

Kerabat korban, Rohman, 47 tahun, menceritakan kondisi rumah korban saat itu terkunci dari dalam. Pihak keluarga korban saat itu membolehkan warga mendobrak pintu rumahnya.
"Pas didobrak, korban sudah dalam kondisi bersimbah darah,” ujarnya.
Rohman juga mengatakan, korban diduga kehilangan barang berharga seperti kalung. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan.
“Katanya ada kalung yang hilang, tapi belum tahu pasti,” kata dia.
3. Masih dalam penyelidikan polisi

Sementara, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, menyampaikan pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kematian korban. Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti dan memburu pelaku.
“Masih didalami dan dilakukan pengejaran (terhadap pelaku),” kata Sumarni, Jumat.



















