Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fraksi PAN DPR Dorong Kasus Driver Ojol Ditabrak Rantis Ditangani Transparan

Mobil rantis polisi lindas ojol (Dok Istimewa)
Mobil rantis polisi lindas ojol (Dok Istimewa)
Intinya sih...
  • Fraksi PAN DPR akan mengawal penegakan hukum
  • Komnas HAM kecam polisi tabrak driver ojol hingga tewas
  • Saksi mata ungkap kronologi ojol dilindas mobil rantis polisi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang ditabrak kendaraan taktis (rantis) milik Brimob dalam insiden di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Putri menegaskan, setiap nyawa warga negara adalah berharga dan tidak boleh ada yang terabaikan. Ia berharap, kasus ini dapat diusut secara adil dan terbuka, demi memberi kejelasan kepada keluarga korban serta masyarakat luas.

“Kehilangan ini bukan hanya duka bagi keluarga, tetapi juga duka kita bersama. Kami mendorong agar proses penanganan berjalan dengan transparan sehingga keluarga mendapatkan kepastian dan keadilan,” ucap dia.

"Saya, atas nama pribadi dan Fraksi PAN DPR RI, menyampaikan duka cita yang sangat dalam atas wafatnya almarhum Affan Kurniawan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” sambung Putri.

1. Fraksi PAN DPR akan mengawal penegakan hukum

IMG-20250610-WA0026.jpg
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan (Tim Media PAN)

Putri berharap, tragedi serupa tidak kembali terulang. Ia menekankan agar seluruh pihak, terutama polisi menjujung tinggi rasa kemanusiaan.

Ia lantas menegaskan, Fraksi PAN DPR RI akan terus mengawal langkah penegakan hukum, serta memastikan aspirasi dan suara masyarakat mendapat perhatian serius.

“Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan keselamatan masyarakat. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan,” imbuh dia.

2. Komnas HAM kecam polisi tabrak driver ojol hingga tewas

WhatsApp Image 2025-08-29 at 08.55.07.jpeg
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melayat ke rumah duka driver ojol Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil rantis polisi. (Dok. Humas)

Sementara, Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengecam keras tindakan aparat kepolisian setelah sebuah mobil taktis Brimob menabrak dan melindas seorang driver ojol peserta aksi, hingga meninggal dunia.

“Ini merupakan salah satu bentuk kekerasan yang tidak bisa di toleransi dan berpotensi kuat melanggar kuat HAM," kata dia dalam rekaman suara yang diterima IDN Times, Jumat (29/8/2025).

Dia menjelaskan, Komnas HAM menaruh atensi yang serius dan akan turun ke lapangan untuk meminta informasi sejumlah pihak.

"Meminta Polri koordinasikan seluruh elemennya untuk menghormati dan melindungi HAM dalam mengamankan masa aksi demo yang hari-hari ini banyak yang turun ke jalan merespons situasi nasional, karena penyampaian pendapat merupakan bagian dari HAM yang dijamin dalam konstitusional UU HAM maupun instrumen HAM lainnya,” kata Anis.

Anis juga menekankan pentingnya keberanian publik untuk terus menyuarakan pendapat di ruang publik tanpa rasa takut.

“Kami mengajak masyarakat tidak merasa takut atas peristiwa ini tetapi untuk terus bisa menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan cara damai,” kata dia.

Affan Kurniawan tewas dilindas mobil rantis polisi pada Kamis, 28 Agustus 2025. Pagi ini, jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat. Dia akan dimakamkan di TPU Karet Bivak pukul 10.00 WIB.

3. Saksi mata ungkap kronologi ojol dilindas mobil rantis polisi

WhatsApp Image 2025-08-29 at 08.55.08.jpeg
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melayat ke rumah duka driver ojol Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil rantis polisi. (Dok. Humas)

Sebelumnya, ketegangan terjadi di lampu merah dekat SPBU Pejompongan. Di sekitar kawasan inilah terjadi tragedi rantis Brimob dengan brutal menabrak dan melindas driver ojol. Diketahui, driver ojol kelahiran tahun 2004 ini meninggal setelah sempat dilarikan ke RSCM.

“Setelah bersitegang, sekitar 19:25 WIB dari arah BNI (Slipi) ada mobil ngebut ke arah demonstran, lalu ada ojol yang terjatuh dan tertabrak,” kata salah satu saksi mata kepada IDN Times.

Menurut kesaksian, mobil tersebut menabrak seorang pengemudi ojek online yang terjatuh, lalu terus melaju hingga melindas seorang demonstran. “Pada saat itu, demonstran tidak sempat terselamatkan,” ucapnya.

Saksi menambahkan, kendaraan itu tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi.

Beberapa saat kemudian, polisi memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata. Bentrokan meluas hingga ke depan Rumah Susun Bendungan Hilir 2.

“Warga yang menonton demonstrasi dari balkon juga terdampak,” seru dia.

Gas air mata menyebar ke area dalam rusun, memaksa sebagian warga dan anak-anak yang menonton aksi dari dekat gerbang untuk mengungsi. Beberapa lansia dan penghuni di lantai atas juga mengaku mencium aroma gas dari balkon unit mereka.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us