Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Ribu Jemaah Umrah Pulang, KJRI Jeddah Kawal 300 Orang Tertahan

10 Ribu Jemaah Umrah Pulang, KJRI Jeddah Kawal 300 Orang Tertahan
Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)
Intinya Sih
  • KJRI Jeddah memastikan pemulangan 10.060 jemaah umrah ke Indonesia berjalan aman dan terpantau ketat sejak akhir Februari hingga awal Maret 2026.
  • Sekitar 300 jemaah masih tertahan di Jeddah dan Makkah akibat kendala penerbangan, visa, serta penyesuaian jadwal transit yang belum terselesaikan.
  • Tim KJRI terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait, menyediakan kebutuhan dasar, serta siaga 24 jam untuk menjamin perlindungan seluruh jemaah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jeddah, IDN Times - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memastikan, proses pemulangan jemaah umrah ke Tanah Air berjalan dengan pengawasan dan pendampingan ekstra ketat di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sejak 28 Februari hingga 3 Maret 2026, tercatat sebanyak 10.060 jemaah umrah telah berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Gelombang kepulangan terbaru berlangsung pada Selasa (3/3/2026) pukul 23.40 waktu setempat, di mana 2.278 jemaah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Pengawasan di lapangan dipimpin langsung oleh Staf Teknis Urusan Haji dan Umrah KJRI Jeddah yang bersiaga penuh di seluruh area pelayanan, khususnya di Terminal 1 dan Terminal Haji. Sementara itu, pada tanggal yang sama dilaporkan tidak ada pemulangan jemaah melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

1. Sedikitnya 300 jemaah masih tertahan

Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)
Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)

Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, menegaskan bahwa perlindungan jemaah merupakan prioritas mutlak negara.

"Kami memastikan seluruh jemaah mendapatkan pendampingan secara langsung, mulai dari proses check-in hingga keberangkatan. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, terutama bagi jemaah yang menghadapi kendala penerbangan," ujar Ilham melalui keterangan resmi yang diterima IDN Times.

Meskipun mayoritas jemaah telah pulang sesuai jadwal, KJRI Jeddah mendata masih terdapat 300 jemaah yang mengalami keterlambatan penerbangan (stranded) per 3 Maret 2026. Ratusan jemaah yang tersebar di wilayah Jeddah dan Makkah tersebut rata-rata menghadapi kendala terkait penyesuaian jadwal penerbangan lanjutan, serta masalah koordinasi visa dan rute transit.

2. Langkah mitigasi terus digencarkan

Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)
Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)

Merespons kendala tersebut, Tim Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah langsung mengeksekusi serangkaian langkah mitigasi secara terpadu di lapangan. Petugas secara intensif berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan guna mengamankan kepastian jadwal keberangkatan yang baru bagi jemaah. Di saat bersamaan, tim juga memastikan para jemaah yang masih berada dalam masa tunggu tetap mendapatkan suplai konsumsi serta kebutuhan dasar yang layak.

Terkait urusan administrasi, KJRI terus mendesak pihak travel dan penanggung jawab visa untuk segera menyelesaikan kendala dokumen jemaah yang tertahan. Guna mencegah potensi penumpukan penumpang di area bandara, petugas KJRI turut melakukan pemantauan ketat secara bergiliran selama 24 jam penuh.

3. Kemenhaj siaga non-stop

Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)
Proses pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (Dok. Media Center Haji)

Ilham memastikan bahwa situasi ratusan jemaah yang tertahan ini masih dapat ditangani secara koordinatif dan terkendali.

“Kami terus siaga 24 jam. Prinsipnya, tidak boleh ada jemaah yang merasa ditinggalkan. Perlindungan dan pendampingan adalah tanggung jawab yang kami jalankan secara penuh,” tegasnya menutup keterangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
Yogie Fadila
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More