Respons Debat Capres, ICW: Tak Menjawab Masalah Pemberantasan Korupsi

Jakarta, IDN Times - Indonesia Corruption Watch mengkritisi tema pemberantasan korupsi yang dibawa dalam debat perdana Calon Presiden 2024. ICW menilai para kandidat masih belum menjawab masalah pemberantasan korupsi saat ini.
"Paparan tiga orang kandidat masih sangat umum dan tidak masuk pada isu teknis yang sebenarnya amat sangat dibutuhkan," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada IDN Times, Rabu (13/12/2023).
1. ICW sebut sebagian besar parpol di DPR dalang mundurnya pemberantasan korupsi

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana (IDNTime/Aryodamar) Kurnia mengatakan dalam debat tersebut muncul gagasan untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset hingga penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Revisi UU KPK. Hal itu layak diapresiasi meski masih mengundang tanya.
"Namun, yang jadi pertanyaan, bagaimana strategi mereka untuk mengundangkan dua aturan itu di tengah gempuran pelemahan pemberantasan oleh partai politik?" ujar Kurnia.
"Sebab, hampir sebagian besar partai politik di DPR, yang mana mereka adalah pendukung utama pasangan calon Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud adalah dalang-dalang di balik kemunduran pemberantasan korupsi," imbuhnya.
2. KPU gelar debat perdana dengan tema Hukum, HAM, hingga pemberantasan korupsi

Tiga paslon presiden saat mengikuti debat di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) Seperti diketahui, KPU telah menggelar debat perdana Pemilu Presiden 2024. Debat perdana hanya diikuti oleh calon presiden.
Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo berdebat mengenai pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
3. Masih ada empat debat tersisa

Tiga paslon presiden saat mengikuti debat di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) KPU masih akan menggelar debat empat kali lagi. Masing-masing debat mengusung tema berbeda.
Debat kedua: Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan.Â
Debat ketiga: Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik.Â
Debat keempat: Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.Â
Debat kelima: Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi.Â






















