Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Grup Mahasiswa FHUI Bahas Dugaan Pelecehan Seksual

Viral Grup Mahasiswa FHUI Bahas Dugaan Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Tangkapan layar grup obrolan mahasiswa FHUI viral karena berisi objektifikasi seksual terhadap mahasiswi dan meremehkan konsep persetujuan, memicu kemarahan publik.
  • Publik mendesak kampus menindak tegas para pelaku yang diduga merasa kebal hukum karena memiliki posisi penting di organisasi kemahasiswaan.
  • Dekanat FHUI menyatakan telah menerima laporan dugaan pelanggaran kode etik dan mengecam keras perilaku yang bertentangan dengan nilai hukum serta etika akademik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Lingkungan akademik Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) diguncang isu pelecehan seksual, usai tangkapan layar percakapan grup pesan singkat mahasiswanya bocor ke publik. Melalui akun X @sampahfhui, terungkap serangkaian pesan yang berisi objektifikasi seksual terhadap sejumlah mahasiswi yang dilakukan secara sistematis dalam grup tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena keterlibatan oknum yang memegang jabatan strategis di kampus. Akun pengunggah menyebutkan anggota di dalamnya terdiri dari petinggi organisasi fakultas hingga ketua angkatan. Keresahan publik memuncak karena para pelaku, sebagai mahasiswa hukum, justru terlihat meremehkan konsekuensi perbuatan mereka.

Dalam potongan percakapan yang diunggah, para pelaku secara spesifik mengomentari bagian tubuh mahasiswi lain dengan bahasa yang sangat tidak pantas. Salah satu kutipan yang memicu kemarahan publik memperlihatkan bagaimana mereka merasa kebal hukum selama hal tersebut bersifat privat.

"Dan sekarang mereka udah ngakuin kesalahannya, tapi denger-denger masih pada santai, bahkan bisa ketawa-ketawa abis tau mereka ketauan dengan anggapan kalau ini bakal dianggep orang biasa aja. Udah sakit dunia," tulis akun @sampahfhui dalam salah satu unggahannya, dikutip Senin (13/4/2026).

1. Ada pembahasan objektifikasi fisik hingga remehkan konsep persetujuan

Grup Obrolan Mahasiswa FHUI Viral, Diduga Bahas Pelecehan Seksual
ilustrasi gedung UI (dok. Universitas Indonesia)

Selain objektifikasi fisik, terdapat pula diskusi yang meremehkan konsep persetujuan (consent). Salah satu anggota grup bahkan melontarkan kalimat yang mempelesetkan asas hukum untuk menjustifikasi tindakan pelecehan.

"Diam berarti dikabulkan. Diam berarti consent," tulis salah satu anggota grup berinisial F dalam tangkapan layar tersebut, yang kemudian diikuti gelak tawa anggota lainnya.

2. Minta adanya tindak tegas

Grup Obrolan Mahasiswa FHUI Viral, Diduga Bahas Pelecehan Seksual
ilustrasi gadget (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Keberanian para pelaku untuk melakukan pelecehan ini diduga muncul karena merasa memiliki kekuasaan di lingkup kemahasiswaan. Publik kini mendesak adanya sanksi tegas tanpa pandang bulu.

"Tolong dong ditindak orang-orang ini. Gila banget kalau sampai gak ada sanksi atau tindakan dari kampus/organisasi," tegas akun pengunggah saat menandai akun resmi fakultas.

3. Kampus tegaskan sudah menerima laporan

Grup Obrolan Mahasiswa FHUI Viral, Diduga Bahas Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan seksual. (IDN Times/Arief Rahmat)

Merespons situasi tersebut, Dekanat FHUI mengeluarkan pernyataan resmi pada 12 April 2026. Kampus menegaskan telah menerima laporan mengenai dugaan pelanggaran kode etik yang berpotensi mengandung unsur tindak pidana.

"Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik," tulis pernyataan resmi FHUI yang ditandatangani Dekan FHUI.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More