Jelang Penetapan, Wamenag Buka Peluang Biaya Haji 2025 Bisa Turun Lagi

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i membuka peluang biaya haji 2025 yang dibebankan kepada para jemaah bisa turun lagi dari usulan kedua sebesar Rp55,5 juta. Menurut dia, angka itu masih bisa diturunkan hingga Rp55,3 juta.
"Kita mau sisir lagi, insyaallah nanti diketok, pokoknya seperti yang kita sampaikan di awal, ongkos saji pasti turun, dan ini sudah," kata Romo Syafi'i, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/1/2025).
Romo Syafi'i mengatakan, awalnya BPIH yang diusulkan oleh pemerintah menggunakan skema 70 persen dan 30 persen. Artinya, 70 persen biaya haji itu dibebankan kepada jemaah dan 30 persen bersumber dari nilai manfaat.
Kemudian, pihaknya melakukan rasionalisasi biaya haji tersebut hingga ditemukan skema 62 persen dan 38 persen. Dengan begitu, ketika angka BPIH bisa dirasionalisasi, maka biaya haji yang dibebankan kepada jemaah juga bisa mengikuti.
Di sisi lain, penurunan itu juga berkat adanya pengurangan ongkos pesawat dan beberapa komponen lainnya.
"Tapi detailnya saya belum tahu karena baru akan saya pahami nanti setelah ikut rapat panja, tapi yang jelas saat ini (bisa) di bawah lagi, udah Rp55,3 juta gitu ya," kata dia.
Diketahui, pemerintah kembali mengusulkan biaya haji yang ditanggung oleh jemaah sebesar Rp55,5 juta. Angka ini turun dari usulan awal sebesar Rp65,3 juta.



















