Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Satgas PRR: Pembersihan Lumpur Dampak Bencana Sumatera Capai 92 Persen

Satgas PRR: Pembersihan Lumpur Dampak Bencana Sumatera Capai 92 Persen
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
  • Satgas PRR melaporkan 92 persen dari total 527 lokasi terdampak lumpur di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah selesai dibersihkan hingga awal April 2026.
  • Pembersihan lumpur menjadi prioritas utama pemulihan pascabencana dengan dua tahap: pembukaan akses jalan nasional dan pembersihan fasilitas publik seperti sekolah serta puskesmas.
  • Sebanyak 731 Praja IPDN bersama 37 ASN diterjunkan ke Aceh Tamiang untuk membersihkan 42 lokasi, termasuk permukiman, drainase, dan situs sejarah Istana Benua Raja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra melaporkan perkembangan signifikan pembersihan lumpur akibat bencana longsor dan banjir di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Data Satgas PRR pada 6 April mencatat sebanyak 527 lokasi terdampak bencana yang tertimbum lumpur telah rampung dibersihkan. Rinciannya, di Aceh sebanyak 480 lokasi selesai dibersihkan dari 519 lokasi sasaran pembersihan. Di Sumut, 18 lokasi sudah dibersihkan dari 24 lokasi sasaran. Sementara di Sumbar, seluruh 29 lokasi sasaran telah selesai dibersihkan.

1. Lebih dari 92 persen lokasi tertimbun lumpur berhasil dibersihkan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat ditemui di Kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat ditemui di Kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Capaian saat ini menunjukkan lebih dari 92 persen lokasi tertimbun lumpur akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra berhasil dibersihkan.

Capaian tersebut juga menunjukkan progres pembersihan lumpur dibandingkan pada 2 April 2026 saat baru 445 lokasi telah dibersihkan dari lumpur.

2. Pembersihan lumpur tetap menjadi prioritas pemulihan pascabencana Sumatra

IMG-20260401-WA0004.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian menegaskan pembersihan lumpur tetap menjadi prioritas pemulihan pascabencana Sumatera.

Proses pembersihan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berfokus pada pembukaan akses jalan nasional yang telah rampung 100 persen dan dapat kembali terbuka secara fungsional sejak 25 Januari 2026.

Sementara pada tahap kedua, kegiatan akan menyasar pada pembersihan lumpur yang fokus pada tiga jenis lokasi, yaitu sekolah, kawasan perkantoran, serta fasilitas umum seperti puskesmas, masjid, dan lainnya.

3. Terjunkan Praja IPDN bantu pembersihan lumpur

IMG-20260326-WA0002.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)

Satgas PRR secara khusus juga menerjunkan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk membantu pembersihan lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang. Gelombang ketiga Praja IPDN diterjunkan pada Sabtu (4/4/2026), sebanyak 731 personel disertai 37 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri untuk membersihkan lumpur di 42 lokasi, termasuk kawasan pemukiman, drainase, serta fasilitas umum dan fasilitas sosial.

"Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan yang masih terkena lumpur ada yang sudah mengeras, termasuk situs sejarah (Istana Benua Raja), ini kemudian juga ada rumah masyarakat, drainase dan lain- lain," kata Tito saat memimpin apel pembukaan PKL gelombang ketiga Praja Pratama IPDN di Istana Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in News

See More