Jokowi Naikkan Tunjangan Babinsa

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo menaikkan tunjangan operasional dan tunjangan kinerja bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kenaikan tunjangan ini diumumkan Presiden saat memberi pengarahan bagi Babinsa Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda, dan Kodam I/Bukit Barisan, di Balairung Pinang Masak Universitas Jambi, Kota Jambi.
Kenaikan tunjangan tersebut dinilai signifikan. Untuk tunjangan kinerja rata-rata naik dari 51 persen menjadi 71 persen dan berlaku mulai Juli 2018.
"Kenapa itu kita berikan tambahannya begitu meloncat besarannya? Karena setiap saya ke desa, saya ke daerah, ada yang bisiki saya 'Pak Presiden, tunjangan operasionalnya masih kurang banget, jauh Pak kalau dibandingkan dengan Babinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Polri)," kata Jokowi, Minggu (16/12).
1. Alasan Jokowi menaikkan tunjangan Babinsa

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengungkapkan sering mendapat informasi soal rendahnya tunjangan operasional bagi Babinsa. Itulah yang kemudian mendorongnya menaikkan tunjangan bagi Babinsa.
"Suara itu saya denger karena saya sering ke bawah, ke desa, jangan dipikir saya tidak dengar," ujar Jokowi seperti dikutip dari Antara.
2. Jokowi keluhkan prosedur keuangan yang rumit hingga pemberian tunjangan tertunda

Selain menaikkan tunjangan operasional, pemerintah juga menaikkan tunjangan kinerja Babinsa.
Kedua tunjangan ini, kata Jokowi, sebenarnya sudah didorong agar diberikan pada Juli lalu. Namun, karena prosedur keuangan yang rumit jadi tertunda. Meski demikian, pembayarannya akan dirapel.
"Prosedur keuangan kita muter-muter, ruwet sekali, dari sini, ke sini, sudah ke Menhan (Menteri Pertahanan) sudah kita kejar-kejar tapi tadi sudah disampaikan Panglima TNI, dipastikan akan saudara-saudara terima di minggu depan ini," kata Jokowi.
3. Pembayaran kenaikan tunjangan kinerja Babinsa dirapel mulai Juli 2018

Karena prosedur rumit, pembayaran kenaikan tunjangan kinerja ini akan dirapel mulai Juli 2018.
"Saya kira besarannya juga gede, bintara saja dapat Rp1 juta, gede banget itu kalau dirapel Juli sampai Desember kan tambahannya Rp6 juta, benar ya? Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember, benar Rp6 juta," ujar Jokowi.
Dia mengingatkan, agar uang tersebut bisa ditabung. "Di desa-desa apa-apa kan masih murah, jadi bisa ditabung begitu loh," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan anggota Babinsa.
4. Panglima TNI berterima kasih atas kenaikan tunjangan Babinsa

Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, saat ini tunjangan telah diterima dan dirasakan langsung oleh Babinsa dengan besaran antara Rp900 ribu sampai Rp1,2 juta.
"Atas nama seluruh prajurit TNI, saya ucapkan terima kasih kenaikan tunjangan kinerja atau remunerasi ini," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
5. Diperkirakan kenaikan tunjangan sudah dapat diterima Babinsa 17 Desember 2018

Menurut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, proses administrasi kenaikan tunjangan itu sudah selesai di Kementerian Keuangan dan Kementerian Pertahanan, sehingga menurut perkiraan pada 17 Desember 2018 sudah dapat diterima oleh para prajurit.
Selain mendapat kenaikan tunjangan kinerja, para prajurit juga akan mendapat rapelan tunjangan kinerja selama enam bulan.
"Kenaikan tunjangan kinerja ini tentunya merupakan kebahagiaan tersendiri bagi para prajurit dan merupakan tanggung jawab untuk semakin meningkatkan kinerjanya," ujar Panglima TNI.
Acara pengarahan ini sendiri dihadiri 3.316 anggota Babinsa dari wilayah Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda, dan Kodam I/Bukit Barisan, termasuk 15 bintara pembina pesisir dan 15 bintara pembina lanud, serta 259 perwira unsur pimpinan satuan di komando kewilayahan Kodam II/Sriwijaya.
Selain Panglima TNI, acara ini juga dihadiri Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, KSAD Jenderal Andika Perkasa, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar, Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis A.S, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan.



















