Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menag Dorong Guru Sebarkan Empati pada Ajaran Kurikulum Cinta

Menag Dorong Guru Sebarkan Empati pada Ajaran Kurikulum Cinta
Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk menekan perundungan dan kekerasan di sekolah, serta menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual siswa.
  • Guru, penyuluh, dan ASN Kemenag didorong menjadi agen utama penyebaran nilai cinta, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas.
  • Sebanyak 305.344 peserta mengikuti pelatihan mandiri KBC yang bertujuan menginternalisasi makna kurikulum cinta agar nilai kasih dapat diterapkan dalam pembelajaran dan pelayanan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, merilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Nasaruddin mengatakan, KBC dirilis sebagai upaya mengurangi tindakan perundungan, kekerasan hingga kebencian terhadap sesama teman di sekolah.

Menurutnya, seorang siswa didik tidak hanya agar cerdas secara intelektual, tapi juga harus baik dalam emosional dan spiritual.

“Kita tidak ingin melahirkan anak didik yang kering batinnya, hanya tajam pikirannya. Yang kita harapkan adalah pikirannya tajam tapi hatinya juga subur,” ujar Nasaruddin di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

1. Menag dorong guru jadi agen utama sebarkan nilai-nilai cinta

Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga mendorong guru hingga ASN Kemenag untuk menjadi agen utama menyebarkan nilai-nilai cinta.

“Kami mendorong para guru, penyuluh dan ASN Kemenag menjadi agen utama dalam menyebarkan nilai-nilai cinta, empati, dan kepedulian sosial, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas,” ucap dia.

2. Ratusan ribu orang ikuti pelatihan belajar mandiri KBC

Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Lebih lanjut, Nasaruddin mengatakan, ada 305.344 peserta pelatihan belajar mandiri KBC. Para peserta diharapkan mampu menyerap materi dengan baik.

“Para peserta diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran, pembinaan umat, dan pelayanan publik secara konkret dan berkelanjutan. Sehingga mereka akan bertoleransi satu sama lain, mereka akan mencintai sesamanya bahkan sesama makhluknya, lingkungan hidupnya,” ujar Nasaruddin.

“Pelaksanaan diklat secara online juga menjadi strategi pemerataan akses pelatihan, sehingga guru di seluruh pelosok dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Belajar Mandiri KBC diharapkan menjadi gerakan nasional, yang membumikan nilai cinta dalam pendidikan, dengan dukungan sinergis antara pemerintah, guru, dan masyarakat," sambungnya.

3. Tujuan pelatihan belajar mandiri KBC

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Muhammad Ali Ramdhani (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Muhammad Ali Ramdhani (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Program belajar mandiri KBC ini diikuti oleh ASN hingga karyawan swasta. Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan terhadap makna kurikulum cinta.

“Tujuan dari pelatihan ini pada dasarnya adalah ingin memberikan pengetahuan, pengalaman, serta kemampuan untuk menginternalisasi pemaknaan Kurikulum Berbasis Cinta,” kata Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Muhammad Ali Ramdhani.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Related Articles

See More