Jupiter Aerobatic Team Sukses Tampil di Pembukaan Singapore Air Show

- Kesuksesan tim JAT diapresiasi oleh KSAU.
- Singapore Air Show 2026 diprediksi akan dihadiri oleh 100 ribu pengunjung.
- Singapore Air Show 2026 juga jadi ajang pameran bagi pesawat komersial.
Jakarta, IDN Times - Pameran dirgantara dua tahunan Singapore Air Show (SAS) 2026 resmi dibuka pada Selasa (3/2/2026). Salah satu atraksi pembuka SAS 2026 ditampilkan oleh Jupiter Aerobatic Team (JAT) dari TNI Angkatan Udara (AU). Atraksi udara The Jupiters menjadi perhatian dari para pengunjung yang datang dari berbagai negara yang hadir.
"Tim aerobatik kebanggaan TNI AU tampil selama 15 menit dengan formasi enam pesawat KT-1B Wong Bee," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama, I Nyoman Suadnyana di dalam keterangan pada Rabu (4/2/2026).
Sejumlah manuver terlihat diperagakan di hadapan para pengunjung mulai dari jupiter roll, delta loop, arrow head loop hingga heart and diamond. Tim JAT dipimpin oleh flight leader Letnan Kolonel Pnb Ari Nugroho Widodo.
"The Jupiters menyuguhkan pertunjukkan dengan tingkat presisi tinggi serta kekompakan formasi yang memikat perhatian penonton," tutur dia.
Kehadiran JAT menjadi bagian dari SAS 2026 merupakan cara membawa nama bangsa di panggung internasional. Apalagi SAS merupakan salah satu pameran kedirgantaraan terbesar di Asia.
1. Kesuksesan tim JAT diapresiasi oleh KSAU

Lebih lanjut, usai seluruh pesawat mendarat, mereka dihampiri oleh Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara, Marsekal Madya Benny Arfan. Ia menyampaikan salam, rasa hormat dan bangga kepada kru JAT yang sukses tampil di pembukaan Singapore Air Show 2026. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono turut menyampaikan rasa bangganya atas penampilan JAT di pembukaan SAS 2026.
"KSAU turut berpesan agar para personel tidak memaksakan diri dalam setiap penerbangan, serta selalu mengutamakn faktor keamanan dan keselamatan. Pesan tersebut disampaikan untuk menjaga fokus, soliditas dan performa terbaik dalam setiap penampilan," kata Nyoman.
2. Singapore Air Show 2026 diprediksi akan dihadiri oleh 100 ribu pengunjung

Sementara, dikutip dari harian Singapura, The Straits Times, Singapore Air Show 2026 diikuti oleh lebih dari 1.000 perusahaan dari 50 negara. Acara dua tahunan itu digelar pada 3 Februari hingga 8 Februari. Namun, akses untuk publik baru dibuka pada akhir pekan mendatang. Diprediksi SAS 2026 akan menjadi daya tarik lebih dari 100 ribu pengunjung di Singapura.
Salah satu alutsista udara yang bakal mencuri perhatian adalah jet tempur F-35A Lightning II milik Angkatan Udara Australia (RAAF). Sebab, ini menjadi debut jet tempur generasi kelima itu mengudara di langit Negeri Singa. Ini menjadi kesempatan langka bagi publik untuk bisa melihat dari dekat jet tempur canggih tersebut.
3. Singapore Air Show 2026 juga jadi ajang pameran bagi pesawat komersial

Di ajang Singapore Air Show 2026, tidak hanya dipamerkan alutsista militer melainkan juga alat transportasi udara komersial. Salah satu yang ditampilkan adalah Airbus A350-1000 yang kembali tampil di Changi dengan demonstrasi ukuran, kelincahan, dan penanganan yang disempurnakan. Pesawat berbadan lebar ini telah menjadi favorit penonton di pameran udara utama, menggabungkan belokan yang mulus dan lebar dengan kinerja pendakian yang mengesankan.
China juga tidak ketinggalan akan menampilkan pesawat komersial buatannya yaitu COMAC C919. Pesawat tersebut juga akan pamer kemampuan terbangnya di Singapore Air Show 2026.
Kemunculan COMAC C919 mencerminkan kemajuan pesat yang telah dicapai oleh Negeri Tirai Bambu di sektor penerbangan sipil. Hal itu semakin melebarkan pengaruh China di program penerbangan.


















