Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapolri Sebut Layanan 110 Ikuti Standar PBB, Ditangani dalam 10 Menit

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Senin (26/1/2026). (IDN Times/Amir Faisol)
Intinya sih...
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan layanan hotline 110 telah memenuhi standar PBB, dengan waktu respons 10 detik dan respon cepat selama 10 menit.
  • Hotline 110 diintegrasikan dengan Damkar, RSUD, Grab, dan hotline DPR RI, serta akan terus ditingkatkan standarnya oleh Mabes Polri.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelayanan publik melalui hotline 110 telah mengikuti standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), command center, monitoring center, dan integrasi smartcity. Dia mengatakan, kualitas layanan ini terus ditingkatkan.

Listyo mengatakan, Polri memberikan waktu respons terhadap panggilan telepon 110 selama 10 detik sehingga ketika tidak diangkat, maka dia akan naik ke jenjang yang lebih tinggi. Mulai dari Polsek, Polres, Polda, sampai Mabes Polri.

Selain itu, Listyo memberikan tenggat waktu selama 10 menit untuk merespons cepat laporan masyarakat melalui hotline tersebut.

"Kami membuat waktu pembatasan atau respons cepat untuk bisa datang ke tempat kejadian perkara (TKP) selama 10 menit. Ini juga mengacu standar PBB terkait quick respons layanan darurat kepolisian," kata Listyo dalam rapat bersama Komisi III DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Listyo menambahkan, hotline 110 juga telah diintegrasikan dengan Damkar, RSUD, Grab, hotline DPR RI. Ia memastikam, Mabes Polri akan terus memperbaiki standar layanan 110.

"Kami mendorong command center, monitoring center betul-betul bisa melaksanakan fungsi sebagai komando kendali komunikasi informasi pelayanan masyarakat," kata dia.

"Kami sedang membuat model smartcity berbasis road safety policing, di Bandung, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Medan, dan terus akan kita dorong ke beberapa kota," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Polisi: Lula Lahfah Baru Operasi Batu Ginjal dan Ada Asam Lambung Akut

26 Jan 2026, 12:07 WIBNews