Kecelakaan Kereta Bekasi: 7 Orang Masih Terjepit di Gerbong

- Kecelakaan terjadi antara Commuterline dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
- Tujuh orang masih terjebak di gerbong belakang Commuterline, sementara tim Basarnas melakukan pemotongan gerbong untuk evakuasi.
- Insiden ini menewaskan tiga orang dan melukai 29 penumpang yang kini dirawat di rumah sakit.
Bekasi, IDN Times - Proses evakuasi korban pascakecelakaan kereta antara Commuterline dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), masih berlangsung. Hingga kini, sebanyak tujuh orang masih terjebak di dalam gerbong belakang Commuterline.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengatakan sampai sekarang upaya evakuasi masih dilakukan. Tim penyelamat masih melakukan pemotongan gerbong agar para korban bisa dikeluarkan dari rangkaian.
"Tadi kami lihat ada enam sampai tujuh orang (terjepit dalam gerbong). Mudah-mudahan segera bisa dievakuasi. Kesulitannya memang saat ini sedang ada pemotongan (gerbong) oleh Basarnas pada korban-korban yang terjepit. Dan mudah-mudahan bisa segera dievakuasi," kata Asep, di lokasi.
Akibat kecelakaan ini, sebanyak tiga orang terkonfirmasi meninggal dunia. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 29 orang penumpang lainnya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.








