Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kemkomdigi Jaring 7.908 Iklan Lowongan Kerja Luar Negeri Bodong

Kemkomdigi Jaring 7.908 Iklan Lowongan Kerja Luar Negeri Bodong
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di TIM, Senin (3/11/2025). (IDN Times Dini Suciatiningrum)
  • Kemkomdigi dan BP2MI menjaring 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif hingga Agustus 2026.
  • Meutya Hafid menyebut penipuan berkedok lowongan kerja menjadi ancaman serius bagi masyarakat di ruang digital.
  • Masyarakat diimbau memeriksa kanal resmi, menjaga data pribadi, dan melaporkan konten mencurigakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan penindakan konten iklan lowongan kerja fiktif. Hingga Agustus 2026, Tim Patroli Siber Kemkomdigi dan BP2MI menjaring 7.908 konten iklan lowongan kerja (loker) luar negeri fiktif.

"Januari hingga Agustus 2026, Tim Patroli Siber Kemkomdigi bersama BP2MI telah menurunkan 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif. Ini menunjukkan penipuan berkedok lowongan kerja menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Kami tidak akan membiarkan ruang digital menjadi sarana untuk menipu pencari kerja," ujar Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dikutip Selasa (8/9/2026).

  1. 1. Pastikan verifikasi informasi

    Suasana ramai para pencari kerja mengisi formulir dan menyerahkan berkas lamaran di acara Job Fair NTT 2026 di Kupang.
    Para pelamar kerja atau pencari kerja mendatangi Job Fair NTT 2026 di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

    Meutya mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat menerima penawaran kerja melalui internet. Verifikasi terhadap keaslian informasi menjadi kunci utama pencegahan penipuan daring.

    "Masyarakat juga harus memastikan informasi lowongan kerja berasal dari kanal resmi sebelum memberikan data," kata Meutya.

  2. 2. Lapor indikasi penipuan lowongan kerja

    Ratusan pencari kerja padati Magetan Job Fair 2025,di GOR Ki Mageti Magetan. IDN Times/Riyanto.
    Ratusan pencari kerja padati Magetan Job Fair 2025,di GOR Ki Mageti Magetan. IDN Times/Riyanto.

    Meutya juga mengimbau publik untuk segera melaporkan ke kanal aduan resmi jika menemukan konten mencurigakan atau indikasi penipuan lowongan kerja. Masyarakat bisa melakukan pengaduan ke Instagram @kemenp2mi hingga ke website aduankonten.id atau aduankonten.official.

    Kemkomdigi menyarankan agar pelamar bisa melakukan beberapa langkah, mulai dari cek sumbernya, verifikasi informasi, dan menjaga data pribadi.

  3. 3. Ada patroli siber dilakukan

    idntimes.com
    Generasi muda di Purwokerto dan sekitarnya saat menghadiri Job Fair Unsoed 2026, Kamis (5/2/2026).(IDN Times/Foto : Uni Wahyuningsih)

    Sementara Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran, Christina Aryani, mengatakan, pihaknya juga turut melakukan patroli siber yang kerap dikemas menarik perhatian para pencari kerja.

    "Kita ada unit Patroli Siber yang memonitor iklan-iklan lowongan keria fiktif yang dikemas sedemikian rupa sehingga menarik. Setiap tautan berpotensi terkait dengan lowongan kerja fiktif akan diteruskan Kementerian P2MI kepada Kementerian Komdigi untuk ditindak takedown," kata dia

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More