Kemnaker Ajak Mahasiswa Polteknaker Maksimal Kuasai Ilmu Pengetahuan

Bekasi, IDN Times - Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) diharapkan menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan secara maksimal agar dapat diterapkan dalam dunia kerja. Hal itu bertujuan untuk menciptakan SDM unggul di bidang ketenagakerjaan.
Staf Ahli Menaker Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi mengungkapkan hal tersebut saat menutup rangkaian Dies Natalis ke-2 Polteknaker di auditorium Polteknaker, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/10).
1. Urusan ketenagakerjaan harus bisa ke tengah (mainstream)

Aris Wahyudi mengatakan kegiatan Dies Natalis Polteknaker didedikasikan untuk mengawal agar urusan ketenagakerjaan ke depan makin sentris. Sebab, selama ini urusan ketenagakerjaan banyak dianggap hanya sebagai isu-isu pinggiran, residual yang merupakan sisa-sisa atau dari masalah-masalah sebelumnya.
"Ke depan urusan ketenagakerjaan harus bisa ke tengah (mainstream). Untuk bisa ke tengah, maka harus bisa main juga hulu, dengan menyiapkan SDM-SDM yang akan mengawal atau berkiprah di dunia ketenagakerjaan," ujar Aris.
2. Polteknaker didirikan juga guna berbagai pekerjaan untuk stakeholder ketenagakerjaan

Aris Wahyudi mengungkapkan, Polteknaker didirikan sejatinya tidak hanya untuk mengisi berbagai pekerjaan atau jabatan di Kemnaker, tapi juga guna pekerjaan-pekerjaan untuk stakeholder ketenagakerjaan. Bagaimana ketenagakerjaan bisa berkontribusi menyiapkan SDM-SDM di dunia usaha dan dunia industri. Baik dengan SDM, K3, dan relasi industri atau hubungan industrial.
3. Polteknaker masih memerlukan dukungan dan sumbangsih pikiran dari seluruh stakeholder

Sementara itu, Kapusdiklat SDM Ketenagakerjaan Elsie Armaita mengatakan, di usia kedua, Polteknaker masih memerlukan dukungan dan sumbangsih pikiran dari seluruh stakeholder agar bisa lebih maju pada masa mendatang, sebagaimana visi misi yang digagas para pendiri Polteknaker.



















