Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketua RT Tegaskan Massa yang Jarah Rumah Sahroni Bukan Warganya

WhatsApp Image 2025-08-30 at 9.21.23 PM.jpeg
Ketua RT 006/004 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Yuridisman. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya sih...
  • Ketua RT menegaskan massa yang jarah rumah Sahroni bukan warganya, datang dari luar dan tidak dikenal oleh warga sekitar.
  • Massa datang setelah orasi dari warga sekitar, menggondol barang berharga seperti kipas angin, AC, televisi, kulkas, dan koleksi mainan Sahroni.
  • Salah satu warga menyayangkan aksi penjarahan meski kesal dengan ucapan Sahroni, menilai penjarahan bukan langkah yang tepat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Rukun Tetangga (RT) 006 yang jadi tempat tinggal rumah Ahmad Sahroni, Yuridisman, menegaskan warganya tak menjarah rumah politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu.

Dia menyebut, massa yang datang bukan warga sekitar RT 006 RW 004 Kelurahan Kebon Bawang Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dia tak mengenal massa yang datang dan menjarah rumah Sahroni.

"Memang massa itu dari luar semua, kita nggak ada yang kenal itu, satu persatu tidak ada yang kenal itu. Terus anaknya juga kayaknya masih remaja remaja semua, sekitar SMA," ujar Yuridisman di lokasi, Sabtu (30/8/2025).

Dia bercerita, massa ini datang ke rumah Ahmad Sahroni selepas ashar. Sebelumnya, memang sempat ada demo dan orasi dari warga sekitar. Namun, setelah orasi, mereka pulang.

Selepas orasi tuntas, Yuridisman mengaku tiba-tiba ada massa yang datang. Dia tak tahu pasti berapa jumlahnya. Massa gelombang awal sempat dia redam, tetapi gelombang selanjutnya tak mampu dia tahan untuk masuk ke rumah Sahroni.

"Gak bisa kehitung kalau dia deh (massa yang datang), banyak banget. Udah satu pertama, saya redam, udahpulang semua, datang lagi dari belakang pada nimpa nimpa," ujar Yuridisman.

Beberapa barang berharga yang ada di rumah Sahroni lenyap digondol massa mulai dari kipas angin, AC, televisi, hingga kulkas dibawa warga. Figura di rumahnya juga diambil.

Baju-baju mahal Sahroni, parfum dan gesper Louis Vuitton (LV), ludes diambil oleh warga yang notabene adalah ibu-ibu.

Tidak cuma itu, beberapa koleksi mainan Sahroni raib diambil massa. Mainan pistol mahal, hingga koleksi action figure Iron Man dan Spiderman miliknya tak luput dari sasaran massa. Koleksinya itu dirusak.

Sementara, salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku menyayangkan aksi penjarahan ini. Meski kesal dengan ucapan Sahroni, dia menilai penjarahan bukan langkah yang tepat.

"Ya itu lah, balik lagi mulut mu harimau mu. Cuma ya bagaimana, kita cuma bisa ngeliatin yang penting jangan kita lah (yang melakukan penjarahan ke rumah Sahroni)," tutur warga tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us