Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi (Dok. Pendam Jaya)
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi (Dok. Pendam Jaya)
Intinya sih...
  • Prajurit Yonif TP 843/PYV Kodam Jaya bantu tanggul sungai jebol di Muara Gembong, Bekasi
  • Kodam Jaya salurkan bantuan kemanusiaan dan perbaiki tanggul di lokasi banjir
  • Pemprov DKI Jakarta kerahkan pasukan orange dan normalisasi sungai untuk atasi banjir
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kodam Jaya/Jayakarta melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Yonif TP 843/PYV menurunkan prajuritnya untuk membantu menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta dan Bekasi.

Sejak banjir melanda akibat curah hujan tinggi, Kodam Jaya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait bergerak cepat melaksanakan langkah-langkah tanggap darurat.

"Selain membantu proses evakuasi warga, para prajurit juga menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir," demikian keterangan dari Pendam Jaya. Sabtu (24/1/2026).

1. Tangani tanggul sungai yang jebol di Muara Gembong

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi (Dok. Pendam Jaya)
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi (Dok. Pendam Jaya)

Di wilayah Bekasi, prajurit Yonif TP 843/PYV Kodam Jaya bersama Babinsa, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu menangani tanggul sungai yang jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan banjir yang merendam permukiman warga.

Sebagai langkah cepat dan darurat, prajurit Kodam Jaya melakukan perbaikan tanggul sementara dengan menggunakan karung pasir. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju air sekaligus mengurangi ketinggian genangan di rumah-rumah warga.

2. Salurkan bantuan kemanusiaan

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi (Dok. Pendam Jaya)
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit TNI Tangani Banjir di Jakarta dan Bekasi (Dok. Pendam Jaya)

Selain memperbaiki tanggul, Kodam Jaya melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi juga menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kampung Bendungan RT 03 RW 05 Dusun III, lokasi tanggul jebol. Bantuan yang disalurkan berupa 2.000 karung pasir, mie instan, roti, serta karpet, dan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Pantai Bakti sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat.

Kodam Jaya menegaskan, kehadiran prajurit di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Kodam Jaya akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait hingga kondisi wilayah terdampak kembali aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.

3. Upaya Pemprov DKI Jakarta atasi banjir

Ilustrasi Banjir Jakarta.
Ilustrasi banjir Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Adapun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup telah mengerahkan pasukan orange dengan dukungan sejumlah sarana dan prasarana, untuk menangani banjir yang terjadi di Ibu Kota.

“Untuk mempercepat penanganan di lapangan, kami juga menyiagakan 1.790 Pasukan Orange DLH, yang didukung sarana dan prasarana berupa 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, 25 bus toilet, dan 48 toilet portable, serta ribuan peralatan kerja seperti cangkrang, cangkul, sapu, dan plastik sampah,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air agar segera melakukan normalisasi tiga sungai utama di ibu kota yakni Ciliwung, Krukut dan Cakung Lama. Menurutnya, normalisasi sungai merupakan langkah jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir di ibu kota.

"Karena tanpa itu, pasti akan terulang kembali (banjir)," ujar Pramono ketika berada di area Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Sabtu (24/1/2026).

Sedangkan, strategi dalam jangka pendek untuk menangani banjir yakni dengan melakukan modifikasi cuaca, pembersihan seluruh saluran air, dan tidak membuang sampah sembarangan.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

ICONNET Beri Diskon 75 Persen pada Pelanggan Terdampak Banjir Sumatra

24 Jan 2026, 16:46 WIBNews