Korban Tewas Kebakaran di SPBE Bekasi Bertambah Jadi 2 Orang

- Korban tewas akibat kebakaran dan ledakan di SPBE Bekasi bertambah menjadi dua orang, keduanya merupakan sekuriti yang sedang bertugas saat kejadian.
- Korban pertama bernama Suyadi (62) meninggal karena luka bakar 90 persen, sedangkan korban kedua Jaimun (61) wafat setelah mengalami luka bakar hingga 97 persen.
- Kebakaran di SPBE Cimuning terjadi akibat kebocoran gas yang dipicu korsleting listrik, menyebabkan ledakan besar dan kerusakan parah pada fasilitas pengisian elpiji tersebut.
Bekasi, IDN Times - Korban tewas akibat kebakaran disertai ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, bertambah jadi dua orang.
Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi menyampaikan, korban tewas kedua bernama Jaimun (61 tahun). Jaimun meninggal setelah mengalami luka bakar cukup serius hingga 97 persen pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
"Yang satu lagi Jaimun, umurnya 61 tahun. Luka bakarnya 97 persen," katanya saat dikonfirmasi.
1. Kedua korban merupakan sekuriti

Nachrowi menyampaikan, kedua korban tewas merupakan sekuriti SPBE tersebut. Keduanya diketahui berada di lokasi saat peristiwa kebakaran terjadi.
"Yang jelas mereka (saat kejadian) di dalam gitu. Tapi lari ke luar kan (terus) ditolong warga," kata dia.
Dia juga menjelaskan, kedua korban tewas merupakan warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
2. Korban tewas pertama

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan korban pertama atas nama Suyadi, 62 tahun, tewas setelah mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dideritanya.
"Kemarin kami berduka cita meninggalnya satu orang yang bernama Suyadi, dia merupakan sekuriti, dan sudah ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan, sudah lakukan kemarin langsung di kubur tadi malam," katanya, Senin (6/4/2026).
Korban atas nama Suyadi diketahui mengalami luka bakar hingga 90 persen akibat peristiwa tersebut.
3. Kronologi kebakaran

Sebelumnya, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran besar, Rabu (1/4/2026) malam.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kadisdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari adanya kebocoran gas di lingkungan SPBE. Informasi itu dia dapat dari pernyataan salah satu warga yang berada di sekitar lokasi.
Dia menduga, api berasal dari korsleting listrik di sekitar SPBE yang mengakibatkan ledakan. Akibat ledakan dan kebakaran tersebut, lanjut Heryanto, SPBE mengalami kerusakan berat dan hampir rusak total.
"Karena warga bilang ada bau gas. Jadi pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi," kata Heryanto, Kamis, 2 April 2026 dini hari.


















