Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kronologi KM Virgo Transport 8, Kapal Miring Setelah Dihantam Ombak

Kronologi KM Virgo Transport 8, Kapal Miring Setelah Dihantam Ombak
Petugas gabungan mengevakuasi penumpang kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan kapal MV Haida di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut berhasil mengevakuasi sebanyak 69 penumpang dari total 107 korban yang selamat akibat kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
  • KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dari Surabaya ke Banjarmasin dan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu dini hari.
  • Basarnas melaporkan 114 orang telah dievakuasi, terdiri dari 98 selamat dan enam meninggal, sementara 129 orang masih dicari melalui operasi laut dan udara.
  • Nakhoda menyebut kapal miring setelah dihantam ombak di lambung kanan, tetapi penyebab kecelakaan belum dipastikan dan masih diinvestigasi KNKT.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times — Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian setelah Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 orang dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Basarnas mencatat 114 orang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 98 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk menemukan penumpang dan kru yang belum diketahui keberadaannya.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan, salah satu informasi yang diperoleh tim SAR dari nakhoda kapal adalah KM Virgo Transport 8 mengalami kemiringan setelah dihantam ombak dari sisi lambung kanan.

“Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan,” kata Edy di Jakarta, Minggu.

Meski demikian, hantaman ombak tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab tunggal kecelakaan. Pemerintah akan menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

  1. 1. KM Virgo berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin

    Evakuasi korban KM Virgo 8
    Petugas gabungan mengevakuasi penumpang kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan kapal MV Haida di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut berhasil mengevakuasi sebanyak 69 penumpang dari total 107 korban yang selamat akibat kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

    KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026).

    Berdasarkan data kapal, terdapat 243 orang dalam pelayaran tersebut. Jumlah itu terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru kapal.

    Kapal kemudian dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita pada Minggu (13/9) ketika masih berada di perairan Laut Jawa.

    Informasi hilang kontak tersebut memicu operasi pencarian dan pertolongan. Basarnas mengerahkan unsur SAR gabungan untuk mencari kapal sekaligus mengevakuasi para penumpang dan kru.

  2. 2. Kapal mengalami kemiringan setelah dihantam ombak

    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan saat konferensi pers kecelakaan kapal motor penumpang Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Dalam konfersensi tersebut pemerintah mencatat sebanyak 107 penumpang dari 243 penumpang berhasil dievakuasi dan enam orang meninggal dunia serta 130 penumpang dalam proses pencarian. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

    Dalam proses pencarian, tim SAR mendapatkan informasi dari nakhoda mengenai kondisi kapal sebelum kecelakaan. Menurut Edy, nakhoda menyampaikan bahwa kapal mengalami kemiringan setelah mendapat hantaman ombak dari lambung kanan.

    Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi tim SAR dalam merekonstruksi kejadian. Namun, Basarnas belum menyimpulkan bahwa kondisi laut tersebut merupakan satu-satunya faktor yang menyebabkan kecelakaan.

    Penyebab kecelakaan akan ditelusuri lebih lanjut melalui investigasi KNKT.

    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah akan melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap kecelakaan KM Virgo Transport 8.

    “Proses tersebut akan dilaksanakan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sesuai dengan kewenangannya,” kata Dudy dalam konferensi pers perkembangan penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu.

    Dudy meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada KNKT untuk bekerja secara profesional, independen, serta berdasarkan data dan fakta.

  3. 3. 114 penumpang KM Virgo berhasil dievakuasi

    Evakuasi korban KM Virgo 8
    Petugas Basarnas Kelas A Banjarmasin menyiapkan data-data kecelakaan Kapal Motor Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Tim Gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan Pelindo 3 menyiapkan posko pencarian serta menyiagakan 30 lebih mobil ambulans dari relawan untuk mendukung koordinasi dan kebutuhan operasional selama proses pencarian berlangsung. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

    Di tengah proses pencarian, sejumlah penumpang berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

    Hingga perkembangan laporan di lapangan sekitar pukul 15.30 WIB, Basarnas mencatat 114 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 98 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sebagian korban dievakuasi oleh kapal tunda dan kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi.

    Dari TB Mauhaw, terdapat 16 orang yang dievakuasi. Sebanyak 15 orang dinyatakan selamat dan satu orang meninggal dunia.

    Sementara dari TB TCP terdapat enam orang. Satu orang selamat, sedangkan lima lainnya meninggal dunia.

    Basarnas juga mencatat 69 orang selamat dari KM Haida.

    Selain itu, sebanyak 22 orang dari Kapal Nelayan Cahaya Bahari dipindahkan ke Kapal Intandaya dalam kondisi selamat. Satu korban lainnya diselamatkan oleh Kapal Nelayan Sri Asih. Dengan perkembangan tersebut, total korban yang telah diselamatkan atau dievakuasi mencapai 114 orang.

  4. 4. Sebanyak 129 orang masih dicari

    Evakuasi korban KM Virgo 8
    Petugas gabungan mengevakuasi penumpang kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan kapal MV Haida di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut berhasil mengevakuasi sebanyak 69 penumpang dari total 107 korban yang selamat akibat kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

    Meski lebih dari seratus orang telah ditemukan, jumlah korban yang masih belum diketahui keberadaannya masih sangat besar. Basarnas mencatat 129 orang masih dalam pencarian.

    “Sehingga korban yang diselamatkan adalah 114, kemudian selamat 98, yang meninggal dunia enam. Yang masih dalam pencarian dalam hal ini kurang lebih 129 orang,” ujar Edy.

    Untuk mempercepat pencarian, Basarnas memperkuat operasi dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Sebanyak 15 armada gabungan dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian, terdiri dari 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat.

    Tim SAR terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban yang masih hilang sekaligus memastikan seluruh area yang memungkinkan menjadi lokasi korban telah diperiksa.

  5. 5. Penyebab kecelakaan masih diinvestigasi KNKT

    Evakuasi korban KM Virgo 8
    Petugas gabungan mengevakuasi penumpang kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan kapal MV Haida di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut berhasil mengevakuasi sebanyak 69 penumpang dari total 107 korban yang selamat akibat kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

    Di tengah pencarian korban, pemerintah belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan KM Virgo Transport 8.

    Keterangan mengenai hantaman ombak dari lambung kanan yang disampaikan nakhoda menjadi salah satu informasi awal dalam penanganan kecelakaan. Namun, kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan tetap menunggu hasil investigasi KNKT.

    Menhub Dudy mengatakan hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi penyelenggaraan keselamatan transportasi. Temuan KNKT diharapkan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan sekaligus menjadi dasar perbaikan standar keselamatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

    Kementerian Perhubungan bersama seluruh pemangku kepentingan juga memastikan penanganan KM Virgo Transport 8 akan terus dikawal hingga seluruh proses, termasuk pencarian dan penanganan korban, selesai.

    Pemerintah menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan memastikan operasi pencarian terhadap 129 orang yang masih hilang terus dimaksimalkan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More