Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Profil Letjen Yudi Abrimantyo, Eks Anak Buah Prabowo yang Jabat Kabais

Profil Letjen Yudi Abrimantyo, Eks Anak Buah Prabowo yang Jabat Kabais
Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)
Intinya Sih
  • Letjen TNI Yudi Abrimantyo menjabat sebagai Kepala Bais TNI sejak Maret 2024 berdasarkan SK Panglima TNI, menggantikan Letjen Rudianto yang telah pensiun.
  • Yudi merupakan lulusan Akmil 1989 dan prajurit infanteri Kopassus dengan pengalaman panjang di bidang intelijen serta pernah bertugas di Kemenhan saat Prabowo Subianto menjabat menteri.
  • Ia tercatat memiliki harta kekayaan sekitar Rp8,4 miliar menurut laporan ke KPK tahun 2024, dengan aset terbesar berupa tanah dan bangunan senilai hampir Rp5 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sosok Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Letjen TNI Yudi Abrimantyo turut menjadi sorotan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Sebab, empat anak buahnya diungkap oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sebagai pelaku lapangan yang menyiramkan air keras.

Menengok ke belakang, Yudi mulai menjabat sebagai Kabais sejak Maret 2024. Hal itu tertuang di dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/329/III/2024. Atas jabatan baru itu, pangkat Yudi pun naik dari jenderal bintang dua menjadi jenderal bintang tiga (letjen).

Pendahulu Yudi yakni Letjen Rudianto mengisi posisi sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI. Namun, saat ini ia sudah memasuki masa pensiun.

Berikut rekam jejak Letjen TNI Yudi di dunia militer.

1. Yudi Abrimantyo merupakan lulusan Akademi Militer 1989

Yudi Abrimantyo
Yudi Abrimantyo (kanan) usai mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga di Mabes TNI Angkatan Darat (AD). (Dokumentasi TNI AD)

Yudi diketahui merupakan lulusan Akademi Militer 1989. Dia merupakan prajurit infanteri Kopassus yang banyak berkarier di dunia intelijen.

Yudi pernah menjabat sebagai Perwira Pembantu Utama A-5 DIt A BAIS TNI (2016-2018), Bandep Urusan Sosial Budaya Deputi Bidang Pengembangan Setjen Wantanas (2018-2020).

Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Strategi Pertahanan Kemenhan pada periode 2020-2021 dan Kepala Kepala Badan Instalasi Strategis Nasional (Kabainstrahan) Kementerian Pertahanan pada 2021-2024. Ketika itu Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

2. Yudi pernah meraih sejumlah penghargaan

Yudi Abrimantyo, Kabais TNI
Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)

Yudi juga diketahui telah banyak mendapat penghargaan individu baik berupa brevet, bintang, maupun satyalancana. Berikut ini daftarnya:

  • Brevet Kualifikasi Komando Kopassus
  • Brevet Jump Master
  • Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
  • Satyalancana Bhakti
  • Satyalancana Ksatria Yudha
  • Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun
  • Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun
  • Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun
  • Satyalancana G.O.M VII
  • Satyalancana Raksaka Dharma
  • Satyalancana Seroja

3. Yudi melaporkan memiliki harta kekayaan ke KPK mencapai Rp8,4 miliar

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)

Sementara, berdasarkan data terkait harta kekayaan, Yudi terakhir kali melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2024 lalu. Ketika itu, ia baru dilantik jadi Kepala Bais TNI. Jumlah harta yang dilaporkan mencapai Rp8.495.224.863.

Di dalam pelaporan hartanya ke komisi antirasuah, Yudi menyerahkan data aset paling banyak dalam bentuk tanah dan bangunan. Nilainya mencapai Rp4,9 miliar.

Ia melaporkan memiliki tiga bangunan dan tanah di wilayah Bogor, satu di daerah Bekasi dan satu lagi di Jakarta Timur. Yudi juga menyebut hanya memiliki dua kendaraan roda empat dengan total nilai mencapai Rp350 juta.

Aset lainnya yang besar disimpan oleh Yudi dalam bentuk kas dan setara kas. Nilainya mencapai Rp2,3 miliar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More