Partai Buruh: Parpol di Parlemen Tak Peduli Buruh, Mereka Sahkan Budak

Jakarta, IDN Times - Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan partai politik yang berada di DPR RI hanya mendatangi kelompok buruh lima tahun sekali jelang pemilu. Padahal, partai-partai parlemen itu yang justru melanggengkan Undang-Undang Omnimbus Law supaya bisa sah dan memberi dampak tak baik pada buruh.
"Kalau mereka peduli kepada kita kaum buruh kenapa mereka mengesahkan budak? Kenapa mereka melegalkan outsourcing," kata Said dalam kampanye nasional Partai Buruh di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024).
Said Iqbal mengatakan, jelang Pemilu 2024 anggota parlemen baru mendatangi kaum buruh, petani, dan kelas pekerja lain.
"Ke mana lima tahun yang lalu? Mereka mengesahkan budak. Pilih atau tidak?" katanya.
Menurut Said Iqbal jika partai di parlemen memang benar peduli pada buruh, maka kondisi buruh saat ini telah berubah.
"Mereka mengesahkan budak outsourcing. Kalau mereka peduli sama kamu semua, kenapa upah kamu naiknya cuma Rp2 ribu perak per hari? Ke mana partai agama itu? Ke mana partai nasionalis religius itu?" kata dia.
Gelombang massa dari Partai Buruh menggelar kampanye nasional di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2023). Said Iqbal mengklaim ada sekitar 100 ribu massa yang meramaikan kampanye nasional partai buruh.




















