Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Percepat Perbaikan Jalan Tol di Sejumlah Ruas

Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Percepat Perbaikan Jalan Tol di Sejumlah Ruas
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengintensifkan program preservasi rutin dan preventif di sejumlah ruas jalan tol menjelang periode libur sekolah. (dok Jasa Marga)
Intinya Sih
5W1H
  • Jasa Marga mempercepat program preservasi jalan tol di berbagai ruas menjelang libur sekolah untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan saat mobilitas meningkat.
  • Perbaikan difokuskan pada ruas strategis seperti Jakarta-Cikampek, Cipularang, Padaleunyi, dan JORR dengan target penanganan kerusakan maksimal 2x24 jam oleh petugas siaga 24 jam.
  • Pemeliharaan didukung teknologi Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 dan AI di JMTC untuk deteksi cepat keretakan jalan serta pengambilan keputusan taktis yang lebih efisien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

jakarta, IDN Times - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengintensifkan program preservasi rutin dan preventif di sejumlah ruas jalan tol menjelang periode libur sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat saat mobilitas diperkirakan meningkat.

1. Jasa Marga percepat preservasi jalan tol jelang lonjakan kendaraan

1000867959.jpg
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono. (dok. Jasa Marga)

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pemeliharaan infrastruktur jalan tol menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas layanan kepada pengguna jalan.

Menurutnya, program preservasi dilakukan secara terencana untuk memastikan kondisi jalan tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), terutama menjelang periode libur sekolah yang biasanya diiringi peningkatan volume kendaraan.

"Melalui program preservasi jalan yang terencana dengan baik, kami memastikan kualitas jalan tol tetap prima sehingga masyarakat bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman, terutama jelang periode libur sekolah mendatang," ujar Rivan dalam keterangannya, Rabu (18/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa kondisi perkerasan jalan dapat dipengaruhi berbagai faktor eksternal, mulai dari tingginya curah hujan hingga beban kendaraan berat yang mengalami over dimension dan over loading (ODOL).

2. Fokus perbaikan dilakukan di sejumlah ruas strategis

IMG-20260327-WA0008.jpg
Suasana Gerbang Tol Kalikangkung Semarang ketika malam hari. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga Semarang-Batang)

Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Jasa Marga menjalankan berbagai pekerjaan preservasi mulai dari peningkatan kapasitas gerbang tol, pembangunan median concrete barrier (MCB), renovasi gerbang dan plaza tol, hingga pekerjaan scrapping, filling, and overlay (SFO).

Selain itu, perusahaan juga melakukan penambalan dan perawatan permukaan jalan secara berkala untuk mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih serius.

Sepanjang Juni 2026, kegiatan preservasi dilakukan secara masif di sejumlah ruas strategis, antara lain Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), serta Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Jasa Marga menargetkan setiap potensi kerusakan jalan dapat ditangani maksimal dalam waktu 2x24 jam sejak teridentifikasi, dengan dukungan petugas operasional yang siaga selama 24 jam.

3. Manfaatkan AI dan teknologi pemindaian jalan

IMG-20260328-WA0058.jpg
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono bersama Menteri PU Doddy Hanggodo di Tol Kalikangkung Semarang. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga)

Untuk meningkatkan akurasi pemeliharaan, Jasa Marga memanfaatkan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu mendeteksi keretakan jalan secara presisi.

Data hasil pemindaian tersebut kemudian diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang beroperasi di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) guna mempercepat proses pengambilan keputusan dan penanganan di lapangan.

"Akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern. Kami mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi. Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan," jelas Rivan.

Ia menambahkan, mayoritas pekerjaan preservasi dilakukan pada malam hingga dini hari untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas. Masyarakat juga dapat memantau jadwal pekerjaan dan kondisi lalu lintas terkini melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi Jasa Marga, maupun layanan One Call Center 133.

"Kami juga terus membuka ruang bagi pengguna jalan untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas jalan. Jika menemui kendala selama perjalanan, masyarakat dapat langsung melaporkannya melalui fitur Chat Us pada aplikasi Travoy maupun menghubungi One Call Center 133," tutupnya. (WEB)

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ridho Fauzan
EditorRidho Fauzan

Related Articles

See More