Mati Suri 13 Tahun, Rengekan Doel ke Pramono Kembali Hidupkan Planetarium

- Planetarium di Taman Ismail Marzuki kembali dibuka setelah mati suri hampir 13 tahun, menjadi langkah penting menghidupkan kembali wahana edukasi bersejarah Jakarta.
- Rano Karno menyebut revitalisasi Planetarium terwujud setelah Gubernur Pramono meninjau langsung lokasi dan mendukung proses pembenahan fasilitas tersebut.
- Antusiasme warga sangat tinggi pasca pembukaan, menyebabkan antrean panjang; pihak pengelola masih menyempurnakan sistem suara dan digital agar pengalaman pengunjung makin maksimal.
Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang akrab disapa Bang Doel mengungkapkan, pembukaan kembali Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM) merupakan upaya untuk menghidupkan kembali wahana edukasi yang mati suri hampir 13 tahun.
Menurutnya, Planetarium TIM memiliki nilai sejarah dan kenangan tersendiri, termasuk bagi dirinya pribadi.
"Ini salah satu apa ya, rengekan saya kepada Pak Gubernur. Karena planetarium ini tempat saya bermain waktu saya kecil, apalagi namanya TIM, TIM tempat saya berlatih drama," ujar Doel dalam Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah di Taman Pusaka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026) sore.
1. Planetarium mati suri selama 13 tahun

Ia menjelaskan, Planetarium tersebut telah "mati suri" selama hampir 13 tahun. Meskipun bangunannya ada, namun tidak ada kegiatan atau isi yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
"Planetarium ini sudah hampir 13 tahun mati suri. Ada, tapi tidak ada isinya. Saya lapor kepada Pak Gubernur, saya bilang kalau bisa ini dihidupkan lagi karena ini menjadi mimpi anak-anak bisa ke bulan," ujarnya.
2. Revitalisasi planetarium usai Pramono berkunjung

Menurutnya, meskipun hanya sebuah mimpi, memberikan imajinasi kepada anak-anak sangat penting, terutama di era teknologi saat ini. Setelah Pramono meninjau lokasi, proses revitalisasi pun akhirnya dapat terwujud.
"Nah, tiba-tiba Pak Gub berkunjung, Beliau lihat sendiri, ya alhamdulillah, itulah saya kenapa anggap Beliau ini orang yang bisa menyelesaikan masalah. Jadi urusan ada masalah, lapor ke Beliau, insyaallah selesai," kata Rano.
3. Antrean Planetarium usai mati suri

Namun, sejak dibuka kembali, antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan menyebabkan antrean panjang. Rano Karno pun memohon maaf kepada warga Jakarta atas antrean yang membludak.
"Sekarang minta maaf pada masyarakat Jakarta, terpaksa ngantre. Pengunjungnya kebludak. Walaupun jujur loh belum sempurna. Sekarang kita sedang sempurnakan, sound system-nya kita ingin buat baik, digitalnya akan kita bikin baik. Ini adalah peningkatan," kata Rano Karno.

















