Menteri Agama Nasaruddin Umar Dilaporkan ke KPK Soal Private Jet OSO

- Menteri Agama Nasaruddin Umar dilaporkan MAKI ke KPK terkait dugaan penggunaan jet pribadi milik Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang.
- KPK menyatakan akan mendalami laporan tersebut untuk memastikan apakah fasilitas jet pribadi itu termasuk gratifikasi atau tidak.
- Pihak Kemenag menjelaskan penggunaan jet pribadi dilakukan atas undangan OSO demi efisiensi waktu dalam kunjungan ke Takalar, Sulawesi Selatan.
Jakarta, IDN Times - Menteri Agama Nasaruddin Umar dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)oleh Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI). Dia dilaporkan terkait dugaan penggunaan jet pribadi milik Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, membenarkan laporan tersebut. Laporan itu tertuang dalam surat bernomor 01/MAKI-DUMAS_KPK/20.II/2026 tertanggal 20 Februari 2026.
"Seyogyanya, Menag atas inisiatif sendiri datang ke KPK untuk memberikan data-data yang dibutuhkan, untuk beri keteladanan kepada masyarakat," ujar Boyamin, Sabtu (26/2/2026).
KPK diharapkan mengecek dugaan gratifikasi. Apabila KPK menyatakan hal itu bukan gratifikasi, Boyamin merasa telah membantu Nasaruddin.
"Jika nanti oleh KPK dinyatakan clear bukan gratifikasi, maka saya justru telah bantu Menag untuk bersihkan namanya," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan KPK akan mendalami hal tersebut. Setyo menjelaskan langkah tersebut dilakukan KPK untuk menentukan penerimaan fasilitas yang diterima Menag merupakan gratifikasi atau tidak.
“Nanti dilihat dan kami pastikan dulu, apakah ada sisi-sisi yang kemudian berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan jabatannya?” katanya kepada wartawan pada Rabu (18/2/2026).
Memang, sempat ramai di media sosial terkait kunjungan Nasaruddin yang memakai jet pribadi. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menjelaskan Nasaruddin menggunakan jet pribadi saat mengunjungi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yakni pada 15 Februari 2026. Dia menjelaskan penggunaan jet pribadi itu untuk efisiensi waktu.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO (juga) yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," ujar Thobib seperti dikutip dari laman Kemenag.

















