Menhut Pastikan Koridor Gajah di Riau Segera Tersambung

- Menhut Raja Juli Antoni meninjau PLG Sebanga dan PLG Minas di Riau untuk mempercepat penyambungan koridor gajah yang terfragmentasi akibat kerusakan hutan.
- PLG Sebanga kini memiliki fasilitas baru seperti embung air, kandang jepit, serta lahan pengayaan pakan guna meningkatkan kesejahteraan satwa.
- Pemerintah berencana membangun klinik gajah di PLG Minas dan menghubungkan kembali habitat gajah, sambil mengajak semua pihak mendukung konservasi populasi gajah Sumatera.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengecek langsung Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau. Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi dan percepatan program penyambungan koridor gajah yang terfragmentasi akibat alih fungsi dan kerusakan hutan.
Menhut sebelumnya telah meninjau PLG Sebanga pada 29 November 2025. Saat itu, Raja Juli menerima aspirasi dari masyarakat terkait keterbatasan lahan dan sarana di PLG Sebanga tersebut, dan memerintahkan jajarannya untuk melakukan perbaikan.
“Alhamdulillah di hari dan bulan yang baik ini, saya berkesempatan mengunjungi PLG Sebanga. Beberapa bulan yang lalu juga saya berkunjung ke Sebanga, saya dapat aspirasi bahwa PLG Sebanga kondisinya memprihatinkan,” ujar Raja Juli di PLG Minas, Rabu (4/3/2026).
1. Fasilitas pendukung kesejahteraan satwa terealisasi di PLG Sebanga

Kini, sejumlah fasilitas pendukung kesejahteraan satwa telah terealisasi di PLG Sebanga. Di antaranya pembangunan embung air, perluasan lahan untuk pengayaan pakan, hingga kandang jepit untuk pengobatan.
“Kemudian air bersih kita sudah punya bak-bak air bersih, kita sudah dirikan embung, kandang jempit untuk pengobatan kita adakan, kemudian juga pengayaan pakan sudah ada sekitar 1 hektare tebu, nanas, pisang,” ujarnya.
2. Fasilitas kesehatan di Minas bakal diperkuat

Selesai kunjungan ke Sebanga, Menhut melanjutkan pengecekan ke PLG Minas. Di lokasi ini, pemerintah berencana memperkuat fasilitas kesehatan satwa sekaligus mendorong konektivitas habitat gajah yang terisolasi.
“Hari ini kita berdiri di PLG Minas, insyaallah ini akan kita dirikan klinik gajah, juga ada program menyambungkan koridor dari PLG Minas ini ke beberapa tempat lain yang memang terisolasi karena fragmentasi hutan,” ujarnya.
3. Menhut ajak seluruh pihak mendukung upaya konservasi

Program penyambungan koridor ini dinilai krusial untuk menjaga pergerakan alami gajah, serta memastikan keberlanjutan populasi gajah Sumatera di Riau. Raja Juli Antoni pun mengajak seluruh pihak untuk turut mendukung upaya konservasi.
“Netizen mengatakan sisa satu hektare. Alhamdulillah sekarang kita pastikan sudah 15 hektare untuk tempat ngangonnya,” ujar Menhut.


















