Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PDIP Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

PDIP Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Dedy Sitorus dan Charles Honoris (IDN Times/Aryodamar)
Intinya sih...
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto irit bicara terkait reshuffle menteri kabinet
  • Menhan Sjafrie ungkap Prabowo bertemu oposisi
  • Mensesneg sebut isu reshuffle adalah gosip
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PDI Perjuangan (PDIP) angkat bicara soal isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan perimbakan kabinet merupakan wewenang Prabowo.

"Itu adalah kewenangan sepenuhnya dari Presiden Prabowo Subianto," ujar Hasto saat ditemui di Megawati Institute, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

Ketika ditanya soal komunikasi Prabowo dengan PDIP terkait reshuffle, Hasto tak menjawab. Ia hanya tersenyum.

1. Menhan Sjafrie ungkap Prabowo bertemu oposisi

PDIP Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua PWI Ahmad Munir saat wawancara di acara Retret PWI di Retret Bela Negara yang digelar di Pusat Kompetensi Bela Negara, Rumpin, Bogor, Sabtu (31/1/2026). IDN Times/ Linna Susanti.

Sebelumnya, Menteri Pertanahan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan Presiden Prabowo telah bertemu sejumlah tokoh nasional oposisi pada Jumat, 31 Januari 2026 malam.

Hal itu disampaikan Sjafrie saat menghadiri Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara, Bogor, Sabtu (31/1/2026). Menurut dia, pertemuan tersebut dilakukan untuk mencairkan suasana politik demi menghadapi krisis ekonomi dan kebocoran anggaran yang sedang terjadi.

"Tadi malam Bapak Presiden bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang oposisi. Akhirnya mereka bilang, mulai malam ini tidak ada lagi oposisi. Kami dukung Bapak Presiden," ujar Sjafrie.

2. Mensesneg sebut isu reshuffle adalah gosip

PDIP Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi sebelumnya menyebut isu reshuffle merupakan gosip. Sebab, hal itu hanya diketahui Presiden Prbaowo.

"Sejauh ini belum (ada reshuffle). Makanya kalau ada isu, ya namanya isu atau gosip, ya," kata dia.

3. Prabowo sudah empat kali rombak kabinet

PDIP Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Presiden RI, Prabowo Subianto resmi melantik menteri di Kabinet Merah Putih. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan empat kali perombakan kabinet.

Perombakan pertama Kabinet Merah Putih dilakukan pada 19 Februari 2025, ketika Presiden Prabowo Subianto melantik Brian Yulianto sebagai Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi menggantikan Satryo Brodjonegoro.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 8 September 2025, reshuffle jilid dua kembali digelar. Dalam perombakan ini, Presiden Prabowo mengganti empat menteri dan melantik lima pejabat baru. Mereka yang digantikan antara lain Menko Polhukam Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, serta Menpora Dito Ariotedjo.

Kursi-kursi tersebut kemudian diisi sejumlah nama baru, yakni Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Mochamad Irfan Yusuf yang ditunjuk sebagai Menteri Haji dan Umrah dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya. Namun, dua posisi masih dibiarkan kosong, yaitu Menko Polhukam dan Menpora.

Kekosongan tersebut baru terisi dalam reshuffle jilid tiga pada 17 September 2025, ketika Prabowo melantik Djamari Chaniago sebagai Menko Polhukam dan Erick Thohir sebagai Menpora. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menunjuk beberapa wakil menteri dan pejabat lembaga negara, di antaranya Friansyah Noor sebagai Wamenaker, Rohmat Marzuki sebagai Wamen Kehutanan, dan Farida Faricha yang dipercaya sebagai Wamen Koperasi.

Sementara, reshuffle keempat berlangsung pada 8 Oktober 2025, ketika Presiden Prabowo melantik Ahmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri dan Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pelantikan keduanya didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 32 M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan 2024-2029.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Rusia Peringatkan Warganya Batasi Unggah Informasi Pribadi ke Medsos

31 Jan 2026, 20:08 WIBNews