Makin Panas! Qatar Usir Atase Kedutaan Iran dalam 24 Jam

- Qatar mengusir atase militer dan keamanan Iran dalam 24 jam setelah menyatakan mereka persona non grata melalui nota diplomatik resmi.
- Pemerintah Qatar menuduh Iran melakukan pelanggaran kedaulatan dan tindakan agresif yang melanggar hukum internasional serta prinsip bertetangga baik.
- Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan hak negara untuk melindungi kedaulatan dan keamanannya, serta membuka kemungkinan tindakan lanjutan jika Iran tetap bermusuhan.
Jakarta, IDN Times - Qatar resmi menyatakan atase militer dan atase keamanan Kedutaan Besar Iran di Doha sebagai persona non grata. Keputusan ini disampaikan melalui nota diplomatik yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar pada Rabu (18/3/2026).
Dalam pernyataan di akun X, Qatar juga meminta para pejabat tersebut beserta staf dari kedua kantor atase untuk meninggalkan wilayah negaranya dalam waktu maksimal 24 jam. Langkah ini menandai peningkatan ketegangan antara Qatar dan Iran di tengah konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Keputusan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Direktur Protokol Kementerian Luar Negeri Qatar, Ibrahim Yousif Fakhro, dengan Duta Besar Iran untuk Qatar, Ali Salehabadi.
1. Qatar tuduh Iran langgar kedaulatan

Kementerian Luar Negeri Qatar menjelaskan, keputusan ini diambil sebagai respons atas tindakan Iran yang dinilai melanggar kedaulatan negara tersebut. Qatar menuding adanya penargetan berulang serta tindakan agresif dari Iran terhadap wilayahnya.
“Keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas penargetan berulang Iran dan agresi terang-terangan terhadap Negara Qatar, yang melanggar kedaulatan dan keamanannya,” demikian pernyataan resmi kementerian.
Qatar juga menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan norma hubungan antarnegara. Dalam pernyataannya, pemerintah Qatar turut menyinggung pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2817 serta prinsip-prinsip bertetangga baik.
2. Ancaman tindakan lanjutan

Pemerintah Qatar menegaskan, langkah ini bukan satu-satunya respons yang dapat diambil jika situasi terus berlanjut. Kementerian Luar Negeri menyatakan, pendekatan yang dianggap bermusuhan dari Iran dapat memicu tindakan tambahan di masa mendatang.
“Kementerian tersebut menekankan bahwa kelanjutan pendekatan bermusuhan dari pihak Iran akan ditanggapi dengan tindakan tambahan oleh Negara Qatar,” demikian isi pernyataan tersebut.
Langkah lanjutan itu disebut akan diarahkan untuk memastikan perlindungan terhadap kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasional Qatar.
3. Qatar tegaskan hak melindungi negara

Dalam penutup pernyataannya, Qatar menegaskan, setiap negara memiliki hak untuk menjaga kedaulatan dan keamanannya.
“Kementerian tersebut menegaskan bahwa Negara Qatar berhak untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanannya, sesuai dengan ketentuan hukum internasional,” lanjut pernyataan itu.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait keputusan Qatar tersebut.


















