Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pekerja Tewas Tertimpa Lift Proyek RSI Unisma, Lima Saksi Diperiksa

Pekerja Tewas Tertimpa Lift Proyek RSI Unisma, Lima Saksi Diperiksa
Kondisi RSI Unisma pasca kejadian empat pekerja tewas tertimpa lift proyek. Dok/Istimewa
Share Article

Malang, IDN Times - Kepolisian Resort Kota Malang Kota terus melakukan pengembangan terhadap kasus kecelakaan kerja di RSI Unisma. Kecelakaan kerja tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan enam orang mengalami luka-luka. Pasca kejadian tersebut, kepolisian sudah memeriksa lima saksi yang merupakan kakak korban dan empat merupakan pekerja lain yang mengetahui langsung kejadian putusnya tali sling lift buatan itu. 

1. Lift bukan untuk angkut manusia

Petugas melakukan evakuasi terhadap korban tewas proyek RSI Unisma. Dok/Istimewa
Petugas melakukan evakuasi terhadap korban tewas proyek RSI Unisma. Dok/Istimewa

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu menjelaskan bahwa kejadian tersebut memang diduga karena kelalaian manusia. Pasalnya, berdasarkan informasi yang ia terima, lift yang dinaiki para korban tersebut sebenarnya tidak diperuntukkan bagi manusia, melainkan untuk mengangkut barang. Namun, pada saat kejadian, lift tersebut dinaiki para pekerja yang hendak melanjutkan aktifitas pembangunan pasca istirahat makan siang. Terlebih saat kejadian ada lebih dari lima orang yang menaikinya.

"Lift yang dibuat itu adalah untuk barang bukan untuk dinaiki oleh orang. Meskipun juga biasa digunakan pekerja, namun tidak sampai dinaiki 11 orang. Jadi talinya tidak mampu menahan beban," kata Azi, Rabu (9/9/2020). 

2. Polisi menduga para pekerja memilih lift karena lebih cepat

Petugas melakukan evakuasi korban dan dibawa ke RS Saiful Anwar. Dok/Istimewa
Petugas melakukan evakuasi korban dan dibawa ke RS Saiful Anwar. Dok/Istimewa

Azi menambahkan bahwa saat kejadian memang para pekerja baru saja selesai beristirahat siang. Mereka kemudian akan melanjutkan aktifitas pembangunan RSI Unisma di lantai atas. Para pekerja kemudian lebih memilih naik lift buatan ketimbang naik tangga. Karena beban terlalu banyak, lift buatan tersebut tak mampu menahan beban dan tali sling putus. 

"Para pekerja ini ingin melanjutkan pekerjaan selanjutnya setelah istirahat. Karena mungkin ingin lebih cepat untuk menghemat waktu maka lewat lift itu," tambahnya. 

3. Libatkan Labfor Polda

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu. IDN Times/ Alfi Ramadana
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu. IDN Times/ Alfi Ramadana

Guna pemeriksaan lanjutan, pihak Polresta Malang Kota juga melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor). Tim Labfor akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait insiden kecelakaan proyek kerja di bawah naungan PT Dwi Ponggoseto itu. Kepolisian juga masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi lain untuk mencari kronologi secara rinci kejadian tersebut. 

"Sejauh ini belum ada penetapan tersangka. Kami masih periksa saksi-saksi. Nanti akan kami lihat dari hasil pemeriksaan penyidik," sambung Azi. 

4. Korban sudah menjalani perawatan

Kondisi RSI Unisma pasca kejadian empat pekerja tewas tertimpa lift proyek. Dok/Istimewa
Kondisi RSI Unisma pasca kejadian empat pekerja tewas tertimpa lift proyek. Dok/Istimewa

Selain empat korban meninggal dunia, enam korban lain saat ini sudah mendapat perawatan. Dua orang masih menjalani perawatan di RSI Unisma, lalu ada yang dirujuk di Batu dan dirawat di RSSA. Sementara empat korban meninggal diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

"Para korban luka ini sebagian mengalami patah tulang kaki. Ada juga yang juga patah tulang tangan," tandasnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Alfi Ramadana
EditorAlfi Ramadana

Related Articles

See More

175 Santri BIMA Siap Kuliah ke Luar Negeri, Cak Imin: Penuhi 3 Syarat!

29 Jun 2026, 14:46 WIBNews