Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemerintah Pusat Percepat Pengambilalihan Bandara Kertajati dari Jabar

Pemerintah Pusat Percepat Pengambilalihan Bandara Kertajati dari Jabar
Bandara Kertajati, Jabar (IDN Times/Inin Nastain)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Pemerintah pusat mempercepat pengambilalihan aset Bandara Kertajati dari Pemprov Jawa Barat untuk mengoptimalkan fungsinya sebagai pusat Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) serta embarkasi haji.
  • Pemindahan pabrik PT Dirgantara Indonesia ke kawasan Bandara Kertajati ditandai dengan penandatanganan MoU guna membangun ekosistem industri dirgantara terintegrasi dan mendukung kegiatan uji terbang serta MRO.
  • Bandara Kertajati mulai melayani keberangkatan 17.620 jemaah haji tahun 2026 dengan sistem embarkasi penuh dari Asrama Haji Indramayu agar proses imigrasi selesai sebelum tiba di bandara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Bandara internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat terus dikembangkan untuk menjadi pusat Maintenance, Repair dan Overhaul (MRO). Istana mengatakan, bakal mempercepat proses pengalihan aset bandara yang semula dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Perubahan arah pengelolaan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO sejalan dengan wacana menjadikan Indonesia sebagai pusat MRO untuk jenis pesawat Hercules C-130J.

"Kami inginnya secepatnya (Bandara Kertajati kembali beroperasi). Tapi kan semua butuh proses. Karena itu juga ada pengalihan aset yang tadinya milik Pemprov Jawa Barat untuk kemudian pengelolaannya dialihkan ke pemerintah pusat," ungkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 22 Juli 2026.

Namun, Prasetyo menggarisbawahi fungsi Bandara Kertajati tidak hanya untuk pertahanan. Lantaran bandara itu memiliki luas 1.800 hektare, maka bisa menjalankan berbagai fungsi dan tidak hanya pertahanan.

"Salah satu fungsi yang dapat di-exercise yakni menjadi embarkasi haji selain untuk MRO. Ini bagaimana kita mengoptimalkan aset yang sudah kami bangun dan itu bisa memberikan manfaat yang lebih optimal," tutur dia.

1. Istana yakin ada efek berganda bila Bandara Kertajati dihidupkan

Menteri Sekretariat Negara RI (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Menteri Sekretariat Negara RI (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (IDN Times/Ilman Nafia'n)

Lebih lanjut, Menteri dari Partai Gerindra itu mengaku yakin akan ada efek berganda (multiplier effect) bila Bandara Kertajati dihidupkan kembali. Salah satunya ekosistem ekonomi masyarakat akan tumbuh.

"Kami yakin ekosistem ekonomi masyarakat pasti akan mendapat multiplier effect. Itu secara otomatis pasti dia akan tumbuh," katanya.

Ketika ditanyakan kapan target Bandara Kertajati beroperasi kembali, Prasetyo merespons tahun ini. "Iya (targetnya tahun ini)," imbuhnya.

2. Pabrik pesawat PT DI ikut dipindah ke Bandara Kertajati

Pesawat CN 235 buatan PT Dirgantara Indonesia, Bandung. (IDN Times/Santi Dewi)
Pesawat CN 235 buatan PT Dirgantara Indonesia, Bandung. (IDN Times/Santi Dewi)

Sementara, salah satu cara untuk menyiapkan Bandara Kertajati sebagai pusat MRO yakni dengan memindahkan pabrik PT Dirgantara Indonesia (DI). Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kementerian Perhubungan pada Rabu, 15 Juli 2026.

Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, pemindahan pabrik PT DI itu bertujuan untuk mendorong lahirnya ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi. "Tadi kami menyaksikan sebuah penandatanganan MoU antara PTDI dan PT BIJB sebagai bagian dari komitmen bersama untuk bisa mengembangkan Kertajati, area Kertajati, menjadi kawasan yang menjadi salah satu hub industri kedirgantaraan," ungkap pria yang akrab disapa AHY itu.

"Pemerintah tidak hanya terus mengupayakan peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi. Tinggal bagaimana kita menciptakan pasarnya," imbuhnya.

MoU antara PTDI dan BIJB mencakup kerja sama pengembangan kawasan sisi barat Bandara Kertajati secara bertahap dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Pada tahap awal, kedua belah pihak akan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas existing, termasuk runway, untuk mendukung kegiatan uji terbang produk PTDI yang meliputi Fixed Wing, Rotary Wing, dan Unmanned Aircraft System (UAS), baik untuk kebutuhan pertahanan maupun komersial.

Tahap berikutnya, PTDI akan membangun fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di kawasan Kertajati. Perusahaan menyiapkan area sekitar 150-200 hektare yang akan dikembangkan untuk empat portofolio bisnis, yakni manufaktur pesawat, MRO, aerostructure, dan engineering services seperti pembuatan drone.

3. Bandara Kertajati ikut layani penerbangan haji pada 2026

IMG_20260206_114403.jpg
EGM BIJB Kertajati Nuril Huda (Inin Nastain/IDN Times)

Selain disiapkan sebagai pusat MRO, Bandara Kertajati pada tahun ini sudah ikut menjadi titik keberangkatan bagi calon jemaah haji. Pada 2026 ada 17.620 calon jemaah haji yang diberangkatkan dari 40 kelompok terbang. Proses keberangkatan mulai tanggal 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026 menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines (SV).

Regional CEO Kantor Regional I InJourney Airports, I Wayan Darma mengatakan, pemberangkatan Haji dari Bandara Kertajati menerapkan sistem embarkasi penuh. "Seluruh proses keimigrasian termasuk cap paspor dilaksanakan sepenuhnya di Asrama Haji Indramayu sebelum jemaah menuju bandara," ujar Wayan pada Selasa 21 April 2026. 

Dengan sistem ini, kata Wayan, saat tiba di bandara, jemaah telah siap untuk terbang karena semua proses sudah selesai di Asrama Haji. Secara teknis, kata dia, bus yang mengangkut jemaah yang telah menyelesaikan proses oleh petugas imigrasi dan mendapatkan pengawalan resmi dari asrama haji hingga bandara.

"Setibanya di bandara, jemaah masuk melalui sisi udara (airside) langsung menuju ruang tunggu," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More