Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemerintah Siapkan Bantuan Sosial agar Masyarakat Tidak Mudik

Pemerintah Siapkan Bantuan Sosial agar Masyarakat Tidak Mudik
Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Senin 18 November 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Juru bicara Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Fadjroel Rachman, mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak COVID-19. Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah agar masyarakat tidak pulang ke kampung halaman mereka.

"Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan meluasnya virus corona atau COVID-19 ke daerah asal pemudik," kata Fadjroel dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4).

1. Bantuan sosial diperlukan sebagai bekal hidup

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Fadjroel menjelaskan, bansos tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah melalui program jaring pengaman sosial. Di DKI Jakarta, salah satu provinsi yang terbanyak menjadi asal pemudik, sebanyak 3,7 juta penerima bantuan sosial bersyarat akan diberikan kepada mereka sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Bantuan sosial ini sangat diperlukan sebagai bekal hidup bagi mereka untuk tetap tinggal di rumah selama masa pandemi COVID-19 ini," jelas dia.

2. Bansos diberikan kepada masyarakat kalangan bawah

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Secara nasional, lanjut Fadjroel, pemerintah telah menambahkan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan COVID-19, sebesar Rp405,1 triliun, sedangkan alokasi untuk program perlindungan sosial atau jaring pengaman sosial sebesar Rp110 triliun.

"Khususnya untuk masyarakat miskin dan rentan miskin agar dapat memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli mereka," ucap Fadjroel.

3. Pemerintah imbau masyarakat tak mudik

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Dia mengatakan bahwa pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak mudik ke kampung halaman. 

"Presiden Joko Widodo sekali lagi menekankan bahwa kewajiban konstitusional pemerintah untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," kata Fadjroel.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More

PBB Sebut Kerugian Ekonomi Gempa Venezuela Mencapai Rp119 T

29 Jun 2026, 11:31 WIBNews