Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) membangun dua sumur bor di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak gempa.
Pertamina Bangun 2 Sumur Bor untuk Warga Terdampak Gempa NTT

- Pertamina membangun dua sumur bor di Kecamatan Reok, Manggarai, NTT, sebagai dukungan pemulihan bagi warga terdampak gempa setelah masa tanggap darurat.
- Saat tanggap darurat, Pertamina menyalurkan 108.500 liter air bersih dan 2.805 dus air mineral kepada masyarakat terdampak gempa di Manggarai.
- Dua sumur berkapasitas 32 dan 28 meter itu melayani 153 KK serta fasilitas umum, menggantikan akses air warga yang sebelumnya berjarak hampir dua kilometer.
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari dukungan Pertamina pada tahap pemulihan setelah sebelumnya menyalurkan bantuan air bersih selama masa tanggap darurat.
1. Pertamina salurkan 108.500 liter air bersih

ilustrasi air bersih (pexels.com/Quang Nguyen Vinh) Pada masa tanggap darurat, Pertamina menyalurkan 108.500 liter air bersih melalui mobil tangki serta 2.805 dus air mineral kepada masyarakat terdampak gempa di Manggarai.
Seiring kondisi berangsur pulih, dukungan dilanjutkan dengan pembangunan dua sumur bor agar masyarakat memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam jangka lebih panjang.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan dukungan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pada setiap tahap penanganan bencana.
“Di awal penanganan, masyarakat membutuhkan air bersih dengan cepat. Setelah kondisi berangsur pulih, kebutuhan berikutnya adalah memastikan masyarakat memiliki sumber air yang dapat terus digunakan. Karena itu, Pertamina melanjutkan dukungan dengan membangun sumur bor di dua lokasi,” ujar Baron.
2. Dua sumur dukung kebutuhan 153 KK

ilustrasi air bersih (freepik.com/ freepik) Kedua sumur bor tersebut kini mendukung kebutuhan air bersih bagi 153 kepala keluarga (KK) serta sejumlah fasilitas umum. Sumur pertama berada di Mata Air, Kecamatan Reok, dengan kedalaman 32 meter dan debit sekitar satu liter per detik. Sumur ini mendukung kebutuhan 85 KK serta Polsek Reok.
Sementara itu, sumur kedua berada di Kelurahan Wangkung dengan kedalaman 28 meter dan debit sekitar 1,3 liter per detik. Sumber air tersebut mendukung 68 KK serta Gereja Stasi Wangkung, SDK Kedindi, dan PAUD St. Arnoldus Wangkung. Masing-masing sumur dilengkapi menara air, tandon berkapasitas 1.100 liter, pompa, serta jaringan perpipaan agar air dapat dimanfaatkan masyarakat.
3. Warga sebelumnya tempuh hampir 2 kilometer

PT Pertamina (Persero) membangun dua sumur bor di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak gempa. (dok. Pertamina) Pembangunan sumur bor membantu mendekatkan akses air bersih bagi warga yang sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkannya. Kristian Wawo, warga Watubaur, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, mengatakan sebelumnya ia dan warga lainnya harus berjalan hampir dua kilometer untuk mengambil air.
“Banyak suka dukanya untuk mendapatkan air bersih. Dulu kami harus berjalan hampir dua kilometer untuk mengambil air. Sekarang sumber air sudah dekat berkat bantuan dari Pertamina,” cerita Kristian.
Hal serupa disampaikan Amelia, warga Watubaur. Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat setelah gempa.
“Dalam kondisi bencana seperti ini, ketika air yang paling kami butuhkan bisa tersedia, kebutuhan utama kami menjadi terpenuhi. Terima kasih Pertamina sudah menghadirkan sarana air bersih di sini,” tutur Amelia.
Menurut Baron, keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung kebutuhan sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.
“Harapannya, manfaat sumber air ini tidak hanya dirasakan pada masa pemulihan, tetapi dapat terus digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambah Baron. (WEB)





















