Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pihak Green SM Mangkir Pemeriksaan Polisi Hari Ini, Ditunda Besok

Pihak Green SM Mangkir Pemeriksaan Polisi Hari Ini, Ditunda Besok
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
  • Pemeriksaan manajemen taksi Green SM oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya ditunda ke 5 Mei 2026 setelah pihak perusahaan asal Vietnam tidak hadir hari ini.
  • Saksi dari instansi pemerintah Bekasi telah diperiksa, sementara dua saksi lain dari PT KAI menunda pemeriksaan hingga 8 Mei 2026.
  • Sopir taksi Green SM berinisial RRP masih berstatus saksi dan diketahui baru bekerja dua hari sebelum kecelakaan yang menewaskan 16 orang di Stasiun Bekasi Timur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pihak manajemen taksi Green SM mangkir dari pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (4/5/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pemeriksaan terhadap perusahaan taksi asal Vietnam itu ditunda pada Selasa (5/5).

“Ditunda sampai Selasa, 5 Mei 2026: Saksi dari perusahaan,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.

1. Saksi-saksi yang hadir pemeriksaan hari ini

Proses evakuasi bangkai gerbong KRL perempuan yang mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek masih berlangsung hingga Selasa (28/4/2
Proses evakuasi bangkai gerbong KRL perempuan yang mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek masih berlangsung hingga Selasa (28/4/2026) sore. (IDN Times/Pitoko)

Adapun saksi-saksi yang hadir dalam pemeriksaan hari ini adalah pihak Dinas Bina Marga Kota Bekasi, Dinas Pekerjaan Umum Kota Bekasi, Dinas Tata Ruang Kota Bekasi dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

“Sudah hadir dan dalam proses pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota: Sopir taksi dan saksi palang pintu,” ujar Budi.

2. Terdapat dua saksi lainnya yang juga ditunda pemeriksaannya

Proses evakuasi bangkai gerbong KRL perempuan yang mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek masih berlangsung hingga Selasa (28/4/2
Proses evakuasi bangkai gerbong KRL perempuan yang mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek masih berlangsung hingga Selasa (28/4/2026) sore. (IDN Times/Pitoko)

Sementara itu, terdapat dua saksi lain yang juga berhalangan hadir dalam pemeriksaan hari ini. Mereka adalah petugas pengawas stasiun dan Kepala Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel) PT KAI.

“Ditunda sampai hari Jumat, 8 Mei 2026,” ujarnya.

3. Sopir taksi Green SM masih berstatus saksi

619C9408-FD6D-4E24-9EDE-E7D325A856A4.jpeg
Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Hingga saat ini, Polres Bekasi Kota telah memeriksa sopir taksi Green SM berinisial RRP terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. RRP masih berstatus saksi meski telah diperiksa sebanyak dua kali pada Salasa (28/4) dan Rabu (29/4).

Berdasarkan pemeriksaan, RRP diketahui baru bekerja di perusahaan taksi listrik asal Vietnam itu selama dua hari sebelum terlibat kecelakaan kereta.

“Dari hasil keterangan driver ataupun sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Budi.

RRP juga mengaku baru menjalankan pelatihan selama satu hari. Pelatihan itu terkait pengenalan dasar mengenai taksi listrik yang akan ia kendarai.

“Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Nah, bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” ujar Budi.

Sebanyak 16 orang meninggal dunia imbas kecelakaan kereta Api Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam.

Insiden kecelakaan bermula ketika KRL relasi Bekasi-Cikarang menabrak taksi Green SM yang mogok di perlintasan rel Bulak Kapal, tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More