Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polsek Asologaima Ditembaki OTK saat Perayaan HUT ke-81 RI

Polsek Asologaima Ditembaki OTK saat Perayaan HUT ke-81 RI
Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pagi. (Dok. Satgas Damai Cartenz)
  • Polsek Asologaima di Kampung Kimbim ditembaki OTK pada pagi HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dengan sekitar 10 rentetan tembakan terdengar.
  • Personel Polsek, BKO Brimob, dan Satgas Ops Damai Cartenz merespons dengan meningkatkan kewaspadaan, pengamanan, pemantauan, serta penyisiran.
  • Petugas menemukan jejak kaki dan 10 selongsong peluru, sementara penyelidikan berlangsung tanpa korban atau kerugian material yang ditemukan pada pengecekan awal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu akan menghindari informasi belum terverifikasi?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pagi. Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIT, dengan 10 kali rentetan tembakan ke arah Polsek Asologaima.

"Personel Polsek Asologaima bersama BKO Brimob yang sedang melaksanakan siaga langsung meningkatkan kewaspadaan dan melakukan respons terhadap sumber suara tembakan," ujar Faizal dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

  1. 1. Situasi berangsur normal

    IMG_0040.jpeg
    Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pagi. (Dok. Satgas Damai Cartenz)

    Satgas Ops Damai Cartenz yang berjaga di Pos Wamena juga telah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan. Faizal menyebut, dari hasil pemantauan dan penyisiran di sekitar wilayah, situasi telah berangsur normal dan tidak ada lagi gangguan keamanan lanjutan.

    Aktivitas warga di sekitar lokasi juga kembali seperti biasa setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali. Dia memastikan dari hasil pengecekan awal tidak ada korban maupun kerugian materiil pada bangunan Polsek Asologaima.

    "Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz turut memberikan dukungan pengamanan terhadap proses olah tempat kejadian perkara yang dilakukan personel Satreskrim Polres Jayawijaya. Tim juga meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap area yang diduga menjadi lokasi asal tembakan," ujar Faizal.

  2. 2. Petugas menemukan 10 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter

    IMG_0041.jpeg
    Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pagi. (Dok. Satgas Damai Cartenz)

    Faizal menjelaskan, dari hasil olah TKP itu, petugas menemukan jejak kaki serta 10 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik asal tembakan. Seluruh barang temuan tersebut telah diamankan oleh personel identifikasi Satreskrim Polres Jayawijaya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

    "Kami memastikan personel di lapangan telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi adanya gangguan tembakan," ujar Faizal.

  3. 3. Aparat melakukan penyelidikan

    IMG_0039.jpeg
    Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pagi. (Dok. Satgas Damai Cartenz)

    Menurutnya, proses penanganan kejadian tidak berhenti pada respons awal. Aparat terus melakukan langkah penyelidikan untuk memastikan fakta kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

    "Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More