Pramono: Grand Hyatt-Kempinski Bakal Terhubung ke MRT Lewat Terowongan

- Pemprov DKI Jakarta menyiapkan proyek terowongan yang menghubungkan Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, dan Kempinski langsung ke stasiun MRT untuk memudahkan mobilitas pejalan kaki.
- Area bawah tanah akan dimanfaatkan bagi pelaku UMKM, sementara pembangunan pedestrian deck di Dukuh Atas ditujukan memperkuat konektivitas antarmoda dan kenyamanan publik.
- Gubernur Pramono berkomitmen menuntaskan proyek infrastruktur warisan sebelumnya, termasuk penataan Rasuna Said dan akses transportasi menuju JIS yang kini terhubung dengan KRL hingga Ancol.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan telah menyiapkan proyek integrasi transportasi dan penataan kawasan, untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas warga.
Salah satu proyeknya pembangunan terowongan yang akan menghubungkan kawasan Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, hingga Hotel Indonesia Kempinski dengan stasiun MRT. Dengan adanya konektivitas itu, pejalan kaki tidak lagi perlu menyeberang di permukaan jalan.
"Saudara-saudara tidak membayangkan. Yang namanya Grand Hyatt dengan Pullman, Mandarin Orient, dengan Kempinski sekarang di bawahnya sudah kita hubungkan. Nanti akan masuk ke MRT, sehingga tidak ada lagi orang yang menyeberang di permukaan," ucapnya saat acara Malam Puncak HUT ke-499 DKI Jakarta bertema “Menuju 5 Abad Jakarta” yang digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu malam (27/6/2026).
Pramono menjelaskan area bawah tanah tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagaimana konsep yang diterapkan di sejumlah kota besar dunia.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan membangun pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas, guna memperkuat konektivitas antarmoda sekaligus meningkatkan kenyamanan pejalan kaki.
Pramono mengatakan, berkomitmen menuntaskan berbagai proyek infrastruktur yang belum rampung pada periode gubernur sebelumnya.
"Maka dari itu saya dan Bang Doel (Rano Karno) akan menyelesaikan hal-hal yang belum selesai dari pemerintah-pemerintah sebelumnya. Atau dari gubernur-gubernur sebelumnya," tegasnya.
Menurut politikus PDIP itu, sejumlah proyek strategis telah berhasil diselesaikan. Di antaranya penataan Jalan HR Rasuna Said, serta peningkatan akses transportasi menuju Jakarta International Stadium (JIS).
"Rasuna Said alhamdulillah sudah selesai. JIS sekarang ini sudah ada KRL-nya. Antara JIS sampai Ancol juga sudah kita hubungkan," katanya.
Dengan integrasi tersebut, Pramono berharap, akses masyarakat menuju JIS, termasuk bagi suporter Persija Jakarta atau Jakmania, menjadi lebih mudah. Pengunjung tidak lagi harus memarkir kendaraan di kawasan Ancol untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju stadion.















