Profil Damar Latri Setiawan, Pengusung Transformasi Digital Pegadaian

- Damar Latri Setiawan meniti karier di Pegadaian sejak 1993 sebagai ahli taksir hingga akhirnya dipercaya menjadi Direktur Utama pada Agustus 2022 setelah lebih dari tiga dekade mengabdi.
- Ia memiliki latar pendidikan kuat, mulai dari Diploma STAN hingga meraih gelar doktor di Universitas Negeri Jakarta, yang mendukungnya dalam menjalankan transformasi bisnis dan tata kelola Pegadaian.
- Di bawah kepemimpinannya, Pegadaian memperkuat tata kelola, mempercepat transformasi digital, mencatat pertumbuhan positif, serta aktif dalam program sosial dan sponsor Liga 2 musim 2023/2024.
Jakarta, IDN Times – Nama Damar Latri Setiawan menjadi sosok penting di balik transformasi PT Pegadaian dalam beberapa tahun terakhir. Pria kelahiran Surakarta, 27 Februari 1971 itu kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pegadaian sejak Agustus 2022.
Menariknya, perjalanan karier Damar di perusahaan pelat merah tersebut tidak dimulai dari posisi strategis. Ia meniti karier dari level operasional sebagai ahli taksir pada 1993, sebelum akhirnya dipercaya menduduki kursi pimpinan tertinggi perusahaan setelah lebih dari tiga dekade mengabdi.
Table of Content
1. Mengawali karier sebagai ahli taksir Pegadaian

Damar Latri Setiawan merupakan lulusan Diploma III Pegadaian dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1993. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia langsung bergabung dengan PT Pegadaian.
Selama berkarier, Damar menempati berbagai posisi penting. Ia pernah menjabat sebagai General Manager Bisnis Emas pada 2012–2015, kemudian dipercaya menjadi Pemimpin Wilayah XI Semarang pada 2015–2017.
Kariernya terus menanjak ketika ditunjuk sebagai Sekretaris Perusahaan pada 2017. Pada tahun yang sama, ia mendapat amanah sebagai Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan hingga 2022 sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Utama PT Pegadaian.
2. Menempuh pendidikan hingga jenjang doktor

Selain aktif membangun karier profesional, Damar juga menempuh pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Setelah menyelesaikan pendidikan diploma, ia melanjutkan studi Sarjana Manajemen Keuangan di Universitas Indonesia dan lulus pada 1999.
Empat tahun kemudian, ia meraih gelar Magister Manajemen Keuangan dari universitas yang sama. Damar kemudian menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Negeri Jakarta pada 2012. Latar belakang akademik tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan berbagai transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan selama memimpin Pegadaian.
3. Membawa Pegadaian mencatat berbagai pencapaian

Sejak menjabat sebagai Direktur Utama, Damar mendorong penguatan tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG) di berbagai lini bisnis Pegadaian. Implementasi GCG dilakukan mulai dari pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset, manajemen risiko, hingga penguatan pengendalian internal.
Di bawah kepemimpinannya, Pegadaian juga terus mempercepat transformasi digital dan pengembangan bisnis. Kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif dengan peningkatan aset dan laba bersih sepanjang 2023.
Tak hanya fokus pada bisnis, Damar juga mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui inisiatif seperti The Gade Creative Lounge, Bank Sampah Pegadaian, Rumah Digital Pegadaian, serta program desa binaan yang tersebar di berbagai daerah.
Pada sektor olahraga, Pegadaian juga tampil sebagai sponsor utama kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan merek perusahaan kepada masyarakat.
4. Fakta-fakta menarik Damar Latri

Berikut ini beberapa fakta-fakta menarik Damar Latri Setiawan:
1. Bukan Orang Baru, Merangkak dari Posisi Ahli Taksir Sejak 1993
Damar Latri Setiawan merupakan contoh nyata dari seorang pemimpin yang meniti karier benar-benar dari bawah. Beliau telah mendedikasikan loyalitasnya di PT Pegadaian selama lebih dari 31 tahun. Mengawali perjalanannya pada tahun 1993 sebagai seorang ahli taksir, Damar secara perlahan membuktikan kapasitasnya hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari General Manager Bisnis Emas (2012–2015), Pemimpin Wilayah XI Semarang (2015–2017), hingga menjabat sebagai Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan (2018–2022) sebelum akhirnya resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama.
2. Mengantongi Gelar Doktor dan Alumnus Manajemen Keuangan Universitas Indonesia
Kecemerlangan karier Damar tentu ditopang oleh latar belakang akademis yang sangat mentereng di bidang ekonomi dan manajemen. Ia menempuh pendidikan tinggi secara linear di kampus top tanah air. Gelar Sarjana (S1) dan Magister (S2) Manajemen Keuangan berhasil ia raih dari Universitas Indonesia (UI) masing-masing pada tahun 1999 dan 2003. Haus akan ilmu, Damar kemudian melanjutkan studinya hingga sukses meraih gelar Doktor (S3) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tahun 2012.
3. Membawa Pegadaian Menembus Batas lewat Transformasi Digital
Di bawah komando Damar Latri Setiawan, Pegadaian berhasil mendobrak citra konvensional dan bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang modern. Salah satu gebrakan terbesarnya adalah mengakselerasi digitalisasi layanan melalui aplikasi Pegadaian Digital. Langkah inovatif ini terbukti ampuh memperluas ekosistem bisnis perusahaan, mempermudah akses tabungan emas, serta sukses memikat generasi milenial dan Gen Z untuk mulai melek investasi.
4. Banjir Apresiasi, Raih Penghargaan Best 50 CEO dari Industri Keuangan
Kepemimpinan Damar yang solutif dan adaptif berbuah manis dengan hadirnya deretan penghargaan bergengsi dari berbagai lembaga. Ia dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan Indonesia Best 50 CEO berturut-turut pada tahun 2023 dan 2024 dari The Iconomics untuk kategori Employees Choice. Tak hanya itu, namanya juga masuk dalam jajaran TOP 100 CEO versi majalah Infobank atas kontribusi besarnya dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan positif perusahaan.






















