Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Program MBG Terus Lanjut, Prabowo: Daripada Uangnya Dikorupsi

Program MBG Terus Lanjut, Prabowo: Daripada Uangnya Dikorupsi
Ilustrasi makan bergizi gratis. (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Presiden Prabowo menegaskan tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski harga minyak dunia naik, dengan alasan lebih baik dana digunakan untuk rakyat daripada dikorupsi.
  • Prabowo menyebut program MBG menciptakan jutaan lapangan kerja dari ribuan dapur produksi dan rantai pasok pangan, namun juga menindak lebih dari 1.000 dapur yang melanggar aturan.
  • Ekonom Celios menilai penghentian sementara MBG bisa menghemat Rp1,2 triliun per hari untuk subsidi energi di tengah lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto bersikukuh tetap melanjutkan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah kenaikan harga minyak dunia sebagai dampak dari perang di Timur Tengah. Menurut Prabowo, lebih baik program MBG dilanjutkan ketimbang dana anggaran besar tersebut dikorupsi.

"Saya akan bertahan sedapat mungkin daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan," ujar Prabowo ketika melakukan diskusi meja bundar dengan jurnalis dan pakar dalam program 'Prabowo Menjawab' di Hambalang, Bogor dan dikutip pada Minggu (22/3/2026).

Ia beralasan keputusan untuk tetap melanjutkan program MBG dan tak memotong anggarannya dipicu temuan kondisi anak di lapangan yang stunting. Prabowo mengaku pernah berjumpa dengan anak berusia 11 tahun tetapi tinggi badannya seperti anak usia 4 tahun.

"Saya hakul yakin berada di jalan yang benar (dengan melanjutkan program MBG)! Uang kita ada," tutur dia tegas.

Keputusan Prabowo yang tetap melanjutkan program MBG di tengah krisis serangan Israel dan AS ke Iran dikritik oleh publik. Serangan militer ke Iran yang belum terhenti menyebabkan harga minyak dunia melambung.

Alhasil subsidi energi jumlahnya membengkak. Belum lagi pemerintah membeli minyak mentah dengan kurs mata uang Dollar AS. Nilai rupiah saat ini sudah menembus angka lebih dari Rp16 ribu per dollar AS.

1. Prabowo siap pertaruhkan kepemimpinan di 2029 demi kelanjutan MBG

Prabowo
Presiden Prabowo Subianto ketika melakukan wawancara meja bundar di Hambalang, Bogor. (Dokumentasi Istimewa)

Prabowo mengaku siap mempertaruhkan peluangnya maju kembali di 2029 dengan tetap melanjutkan program MBG. Menurutnya, pilihannya untuk tetap melanjutkan MBG tidak keliru.

Di sisi lain, Prabowo menyinggung program MBG juga memiliki dampak ekonomi yang luas melalui penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur produksi hingga rantai pasok pangan.

"MBG nanti di puncaknya, kita akan punya 31 ribu dapur. Katakan lah untuk gampangnya hitung 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu saja sudah (tercipta) 1,5 juta (lapangan) kerja," katanya.

Ia mengatakan, tiap dapur menciptakan pemasok bagi vendor-vendor yang berkisar antara 5-10 vendor tiap dapur.

"Mereka ini yang jual telur, wortel, hingga sayur. Tiap vendor ini empiris sudah mempekerjakan sekitar lima petani. Jadi, itu saja sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja," tutur dia.

2. Prabowo klaim sudah lebih dari 1.000 dapur MBG ditutup

Ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pontianak Selatan memasukkan tray makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan ke dalam mobil saat penjemputan. (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)

Di forum itu, Prabowo turut memutarkan video yang menggambarkan kebahagiaan anak-anak saat memperoleh MBG. Hal itu meyakinkan Prabowo bahwa keputusannya untuk mempertahankan program MBG tak keliru.

Meski begitu, Prabowo mengaku tidak menutup mata terhadap sejumlah pelanggaran dalam distribusi MBG di lapangan. Ia menegaskan sudah menindak dapur yang melanggar aturan.

"Sudah lebih dari 1.000 (dapur SPPG) yang kita tutup. You lihat ini (reaksi anak-anak saat dapat MBG) dan di banyak daerah di luar Jawa, mereka tuh sangat membutuhkan (MBG)," kata Prabowo.

Ia mengatakan, lebih terharu ketika melihat anak-anak membungkus MBG untuk dibawa pulang dan dibagikan ke keluarga.

"Tapi, pelanggaran tetap kita kejar," ucapnya.

3. Penghentian MBG sementara waktu bisa sumbang untuk subsidi Rp1,2 triliun per hari

Sejumlah pekerja menyiapkan paket makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Ilustrasi sejumlah pekerja menyiapkan paket makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (ANTARA FOTO/Muhammad Mada)

Sementara itu, dalam pandangan Direktur Ekonomi Digital Centre of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, pemerintah seharusnya segera merealokasi anggaran MBG maupun pos lainnya untuk subsidi energi yang dipicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan penghitungan Celios, apabila harga minyak berdasarkan acuan Means of Platts Singapore (MOPS) sudah mencapai 120 dolar AS dan 144 dolar AS per barel, maka harga Pertalite bisa mencapai Rp17.400 per liter dan Rp18.200 per liter.

Huda mengatakan, pemerintah harus menambah subsidi sebesar Rp145 triliun bila harga minyak menembus 92 dolar AS per barel. Apabila harga minyak mentah berdasarkan MOPS menembus USD$120 per barel maka defisit APBN bisa Rp838 triliun atau 3,25 persen dari PDB.

"Ini sudah melebihi dari ambang batas yang ditetapkan," ujar Huda pada Kamis (12/3/2026) di Jakarta.

Di sis lain, seandainya pemerintah bisa mempertimbangkan untuk menghentikan MBG selama Ramadan dan libur sekolah, maka anggaran MBG Rp1,2 triliun per hari bisa menutupi subsidi bahan bakar.

"Ini bisa mengurangi beban tambahan subsidi ketika terjadi kenaikan harga minyak mentah secara masif," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More