Comscore Tracker

Mengenal Ketum Partai Ummat Menantu Amien Rais: Doktor Lulusan Belanda

Ridho Rahmadi dulunya seorang dosen di UII

Jakarta, IDN Times - Partai Ummat resmi mendapat Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai partai politik (parpol). Ketua Umum (Ketum) parpol besutan Amien Rais ini adalah Ridho Rahmadi.

Siapakah Ridho yang merupakan menantu dari Amien Rais ini?

Baca Juga: Ansufri Idris: Agung Mozin sudah Tak Sejalan dengan Partai Ummat

1. Ridho Rahmadi sebelumnya adalah dosen

Mengenal Ketum Partai Ummat Menantu Amien Rais: Doktor Lulusan BelandaKetua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Ridho Rahmadi merupakan suami dari Tasniem Rais, putri Amien Rais. Dilansir informatics.uii.ac.id, sebelum menjadi Ketum Partai Ummat, Ridho adalah dosen jurusan Teknik Informatika di Universitas Islam Indonesia (UII). Ridho menjadi dosen sejak 2019.

Menantu Amien Rais ini mendapat gelar doktor di Radboud University, salah satu universitas di Nijmegen, Belanda. Ridho sendiri memulai studi doktornya pada 2013, tak lama setelah lulus program master di Johannes Kepler University dan Czech Technical University.

2. Amien Rais dirikan Partai Ummat, Ridho ketua umumnya

Mengenal Ketum Partai Ummat Menantu Amien Rais: Doktor Lulusan BelandaIlustrasi partai Ummat (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Dikutip dari ANTARA, Amien Rais secara resmi mendeklarasikan berdirinya Partai Ummat di Yogyakarta. Deklarasi ini ditayangkan di akun Youtube Amien Rais Official.

"Atas nama para pendiri, para pimpinan, para kader, dan anggota Partai Ummat, pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, bertepatan dengan 29 April 2021 Masehi, Bismillahirahmanirahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada Bumi Pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama,” kata Amien Rais.

"Kami Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya, insyaAllah akan bekerja, berjuang, dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan,” kata Amien Rais yang saat deklarasi mengenakan seragam Partai Ummat.

Dalam unggahan yang sama, Partai Ummat langsung mengumumkan jajaran pengurus Majelis Syuro dan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Berikut susunan kepengurusan Partai Ummat:

Majelis Syuro Partai Ummat

Ketua Majelis Syuro: Amien Rais
Wakil Ketua 1: MS Kaban
Wakil Ketua 2: Thalib Sagaf Aldjufri
Sekretaris: Ansufri Idrus Sambo

DPP Partai Ummat

Ketua Umum: Ridho Rahmadi
Sekretaris Jenderal: Ahmad Muhadjir Sodrudin
Bendaraha Umum: Benny Suharto
Wakil Ketua Umum 1: Agung Mozin
Wakil Ketua Umum 2: Sugeng
Wakil Ketua Umum 3: Chandra Tirta Wijaya.

Baca Juga: Agung Putus Komunikasi dengan Amien Rais Usai Mundur dari Partai Ummat

3. Partai Ummat dapat SK Kemenkumham

Mengenal Ketum Partai Ummat Menantu Amien Rais: Doktor Lulusan BelandaPartai Ummat (YouTube Partai Ummat Official)

Partai Ummat pun resmi mendapat SK dari Kemenkumham sebagai partai politik. Kabar tersebut disampaikan Ridho Rahmadi.

SK tersebut disahkan pada 20 Agustus 2021 dengan Nomor M.HH-13.AH.11.01 Tahun 2021, tentang pengesahan badan hukum Partai Ummat.

"Dengan menyebut nama Allah, kami mengumumkan kepada masyarakat bahwa Kemenkumham telah mengesahkan badan hukum Partai Ummat," ujar Ridho dalam siaran langsung di kanal YouTube Partai Ummat Official, Sabtu (28/8/2021).

4. Partai Ummat sentil Agung Mozin keluar dari kepengurusan partai karena Ridho

Mengenal Ketum Partai Ummat Menantu Amien Rais: Doktor Lulusan BelandaLoyalis Amien Rais, Agung Mozin, keluar dari Partai Ummat (Facebook.com/Agung Mozin)

Namun, Partai Ummat mendapat sorotan setelah salah satu pendirinya yaitu Agung Mozin berhenti dari posisinya sebagai Wakil Ketua Umum. Agung menilai partai tersebut menerapkan dinasti politik. Menanggapi hal itu, Sekretaris Syuro Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo buka suara.

"Yang jelas kami dari majelis syuro menganggap Pak Agung Mozin sudah tak sejalan lagi dengan nilai-nilai perjuangan Partai Ummat. Adapun Beliau mundur dari Partai Ummat, ya tidak masalah," kata Sekretaris Syuro Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo, dihubungi terpisah, Minggu (5/9/2021).

Sambo mengaku tidak mengerti dinasti politik yang dimaksud oleh Agung Mozin. Ia pun menyentil sikap Agung tersebut.

"Kalau Beliau tidak setuju Mas Ridho Rahmadi sebagai ketua (Ketum Umum Partai Ummat), kenapa tidak mundur dari awal-awal saja. Kenapa baru sekarang koar-koar di media," ucapnya.

Namun demikian, Sambo enggan menuding keputusan Agung mundur dari Partai Ummat lantaran Ridho Rahmadi menjadi ketua umum.

"Tanya saja kepada Beliau apa yang dimaksud dengan politik dinasti. Kami tak ingin menceritakan detail masalah Beliau, karena itu adalah rahasia saudara sendiri. Tak elok menceritakan kekurangan dan kesalahan saudara sendiri," ujarnya.

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya