Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapolri: Beberapa Petugas KPPS Kelelahan, Polri Lakukan Antisipasi

Kapolri: Beberapa Petugas KPPS Kelelahan, Polri Lakukan Antisipasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditemui usai Polri dan KPK tanda tangani perjanjian kerja sama koordinasi dan supervisi. (IDN Times/Aryodamar)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan ada beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang kelelahan. Namun, dia tidak merinci berapa petugas yang kelelahan tersebut.

"Kita sudah dapat info ada beberapa orang petugas KPPS yang mengalami kelelahan, ya jadi kami harus segera melakukan antisipasi," kata Listyo di Jakarta, Rabu (14/2/2024).

Listyo mengatakan, mereka belajar dari fenomena 2019 ketika banyak petugas KPPS kelelahan, bahkan ada juga yang meninggal dunia. Alhasil, ketika masa tenang kemarin, Polri bersama TNI menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para petugas KPPS.

"Kita melihat fenomena 2019 banyak petugas yang kelelahan, sehingga di hari tenang kemarin kami, Polri bersama TNI mengecek ulang kondisi kesehatan para petugas KPPS, sehingga kita memastikan bahwa kondisi mereka pada saat bertugas baik," kata Listyo.

Terbaru, TNI dan Polri sudah menandatangani nota kesepahaman dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penanganan keamanan pemilu. Nah, di dalamnya, dibahas juga mengenain sarana kesehatan yang bisa digunakan oleh petugas KPPS.

Jadi, nantinya petugas KPPS bisa mendapatkan pelayanan kesehatan laiknya TNI dan Polri saat Pemilu 2024. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya hal tak diinginkan seperti 2019 lalu.

"Tentunya dengan MoU (nota kesepahaman) yang ada, TNI-Polri siap mengamankan termasuk sarana kesehatan yang bisa digunakan juga selain oleh teman-teman TNI-Polri, juga oleh temen temen KPPS dan seluruh masyarakat," ujar Listyo.

Pada 2019 silam, Pemilu di Indonesia menorehkan tinta hitam. Sebanyak 485 petugas KPPS dinyatakan meninggal dunia, karena beban kerja tak manusiawi disertai dengan komorbid dari para petugas sendiri. Polri bersama TNI ingin mencegah itu terjadi.

    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

    Related Articles

    See More