Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Satgas COVID-19 Banyuwangi Pertimbangkan Jemput Paksa Warga Isoman

Satgas COVID-19 Banyuwangi Pertimbangkan Jemput Paksa Warga Isoman
Satgas COVID-19 Banyuwangi. IDN Times/Istimewa

Banyuwangi, IDN Times - Satgas COVID-19 Banyuwangi bakal mempertimbangkan upaya terkahir dengan menjemput paksa warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah, agar mau menempati fasilitas isolasi terpusat (Isoter).

Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani mengatakan, selama ini, yang berminat menempati isolasi terpusat hanya satu sampai dua orang. Sementara, sudah terdapat 23 isolasi terpusat yang tersebar di masing-masing kecamatan.

"Hanya tempat Isoter di Kecamatan Licin yang selalu terisi. Tempat lainnya hanya sedikit dan satu atau dua yang masuk Isoter, selainnya Isoman," ujar Ipuk saat apel gelar pasukan percepatan pemindahan pasien isoman ke isoter di Lapangan Taman Blambangan, Rabu (18/8/2021).

1. Jemput paksa upaya terakhir

Satgas COVID-19 Banyuwangi. IDN Times/Istimewa
Satgas COVID-19 Banyuwangi. IDN Times/Istimewa

Melihat kondisi demikian, pihaknya berinisiatif melakukan strategi baru, dengan lebih intensif melakukan pendekatan kepada pasien agar mau menempati Isoter. Namun, bila tidak berkenan pihaknya bakal mempertimbangkan upaya penjemputan paksa.

"Harus kreatif dan humanis meminta warga untuk Isoter. Jika belum bisa dipertimbangkan untuk dilakukan penjemputan paksa," katanya.

Ipuk mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk menurunkan risiko penularan COVID-19. Dalam waktu dekat, Satgas bakal bergerak serentak memindahkan warga yang melakukan Isoman fasilitas Isoter. Satgas menargetkan tiap hari tiap kecamatan minimal 20 persen warga isoman pindah ke isoter.

“Saya minta Satgas Kecamatan untuk secara persuasif mangajak warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, agar dipindahkan ke isoter. Lakukan pendekatan yang baik, beri penjelasan bahwa ini untuk menghindari risiko yang lebih berat, seperti keterlambatan penanganan medis,” jelasnya.

Selain menekan potensi penularan, isolasi terpusat diharapkan bisa mempermudah tenaga medis memantau pasien.

Selain yang ada di kecamatan-kecamatan, juga ada isolasi terpusat tingkat kabupaten, yaitu di Balai Diklat ASN yang berkapasitas 130 pasien, dan bisa dikembangkan hingga 150 pasien.

”Bagi mereka yang komorbid atau kondisi tempat isomannya tidak memungkinkan untuk dilakukan disiplin prokes yang ketat di antara penghuninya, maka ajak mereka ke isoter. Isolasi terpusat ini kita harapkan mengurangi potensi penularan, sehingga otomatis menekan jumlah kasus aktif,” ujarnya.

“Nomor kontak dan alamat tempat isolasi di seluruh kecamatan juga telah kami sebar, seperti di media sosial. Silakan dimanfaatkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk meminta Satgas COVID-19 di tingkat desa maupun kecamatan untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di Isoter masing-masing.

"Soal vitamin, obat, bed, oxymeter, makanan sehari-hari, kami cek terus,” jelasnya.

2. Target 20 persen per hari

ilustrasi flu (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi flu (IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menegaskan minimal tiap hari di tiap kecamatan bisa 20 persen pasien isoman pindah ke isoter, sehingga dalam satu minggu semua pasien sudah berada di tempat isoter.

“Mulai hari ini satgas di masing-masing kecamatan sudah mulai bergerak. Jika ini lancar, dalam seminggu bisa tuntas hampir semua pasien isoman bisa dibawa ke isoter,” ujarnya.

3. Siapkan 217 Bhabinkamtibmas

Satgas COVID-19 Banyuwangi. IDN Times/Istimewa
Satgas COVID-19 Banyuwangi. IDN Times/Istimewa

Sementara Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu menyebut, untuk mensukseskan upaya pemindahan pasien isoman ke fasilitas isoter ini, pihaknya telah menyiapkan 217 Babinkamtibmas yang akan bergerak di 189 desa dan 28 kelurahan se-Banyuwangi.

“Kami juga akan menambah 10 personil covid hunter untuk mendukung upaya ini. Semoga target seminggu ini bisa tercapai. Seluruh pasisen isoman bisa kita pindahkan ke isoter,” katanya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mohamad Ulil Albab
EditorMohamad Ulil Albab
Follow Us

Latest in News

See More

Ada Raker, Prabowo Kumpulkan Pejabat Tinggi di Istana Siang Ini

08 Apr 2026, 10:53 WIBNews