Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina Sebut Rusia Bantu Iran Incar Fasilitas Energi Israel

Ukraina Sebut Rusia Bantu Iran Incar Fasilitas Energi Israel
potret bendera Ukraina (pexels.com/Mathias Reding)
Intinya Sih
  • Intelijen Ukraina menuduh Rusia membantu Iran dengan memberikan data 55 fasilitas energi vital Israel yang dijadikan target serangan balasan.
  • Fasilitas energi Israel dibagi tiga kategori: kritis, perkotaan-perindustrian, dan lokal, masing-masing memiliki peran strategis berbeda bagi pasokan energi nasional.
  • Istana Kremlin membantah tuduhan keterlibatan Rusia dalam pengiriman data intelijen ke Iran dan menyebut laporan tersebut sebagai hoaks yang menyesatkan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ukraina menyebut Rusia telah membantu Iran untuk mengincar fasilitas energi milik Israel. Sebab, saat ini, Iran memang berencana menyerang fasilitas energi Israel sebagai balasan karena mereka sudah melakukan hal serupa. 

Menurut keterangan intelijen Ukraina pada Senin (6/4/2026), Rusia membantu Iran mengincar fasilitas energi Israel dengan memberikan data-data intelijen. Data-data tersebut berisi daftar 55 situs fasilitas energi vital milik Israel yang bisa diserang oleh pasukan militer Iran. 

Intelijen Ukraina menjelaskan, semua data tadi akan digunakan oleh Iran agar mereka bisa menyerang fasilitas energi Israel secara presisi. Sebab, Iran tidak ingin serangan tersebut meleset hingga mengenai warga setempat. 

1. Fasilitas energi Israel terbagi menjadi tiga kategori

Fasilitas energi.
ilustrasi fasilitas energi (pexels.com/Enric Cruz Lopez)

Berdasarkan data intelijen Rusia, fasilitas energi Israel yang bisa diserang Iran terbagi menjadi tiga kategori. Tiga kategori tersebut dibedakan berdasarkan nilai kepentingan strategis dan fungsinya. 

Kategori pertama terdiri dari fasilitas energi kritis. Fasilitas yang dilengkapi pembangkit listrik bertenaga besar ini sangat penting bagi ketahanan energi nasional. Oleh karena itu, jika fasilitas ini diserang, maka Israel akan mengalami krisis energi. 

Kategori kedua terdiri dari fasilitas energi perkotaan dan perindustrian. Fasilitas ini berfungsi untuk memasok energi ke wilayah perkotaan dan perindustrian. Letaknya ada di Ibu Kota Tel Aviv. 

Kategori ketiga terdiri dari fasilitas energi lokal. Fasilitas ini bertanggung jawab untuk memasok energi ke pedesaan atau permukiman warga. Fasilitas ini dilengkapi dengan pembangkit listrik berskala kecil.

2. Rusia disebut kerap mengirim data intelijen ke Iran

Bendera Rusia sedang berkibar.
potret bendera Rusia (unsplash.com/Sergey Beschastnykh)

Sebagai informasi, Rusia disebut memang kerap mengirim data-data intelijen ke Iran. Sejak AS dan Israel menyerang pada 28 Februari 2026, Rusia diketahui makin intens mengirim data vital tentang kedua negara tersebut ke Iran agar mereka bisa melakukan serangan balasan.

Pada Maret lalu, Presiden Rusia, Vladimir Putin, sempat dikabarkan bahwa dirinya akan berhenti mengirim data intelijen soal AS dan Israel ke Iran. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Politico dengan mengutip sejumlah pernyataan dari sumber internal pemerintah Rusia.

Menurut laporan tersebut, Rusia bersedia menghentikan pertukaran informasi intelijen dengan Iran asalkan AS juga mau berhenti mengirim data intelijen terkait Rusia ke Ukraina. Namun, Negeri Paman Sam menolak mentah-mentah tawaran tersebut. 

3. Rusia membantah kabar yang beredar di media

Kabar hoaks.
ilustrasi kabar hoaks (unsplash.com/Hartono Creative Studio)

Namun, kabar tersebut dibantah oleh Rusia. Istana Kremlin mengatakan kabar tersebut adalah hoaks dan berpotensi menyesatkan publik. Bahkan, Rusia juga membantah bahwa mereka kerap mengirim data-data intelijen ke Iran.

“Kami tentu telah melihat laporan ini. Laporan ini termasuk dalam kategori laporan yang tidak benar atau lebih tepatnya palsu,” bunyi pernyataan resmi Istana Kremlin, seperti dilansir The Moscow Times.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More