Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SMRC: 22,2 Persen Warga Jabar Dukung Ridwan Kamil di Pilpres 2024

SMRC: 22,2 Persen Warga Jabar Dukung Ridwan Kamil di Pilpres 2024
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Dok. IDN Times)

Jakarta, IDN Times - Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyatakan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berpeluang besar terpilih jadi Presiden Indonesia pada Pilpres 2024. Hal tersebut merupakan hasil survei telepon yang digelar pada 5 sampai 8 Februari 2022.

Survei dengan sampel 810 responden itu menyatakan, sebanyak 22,2 persen warga Jabar mendukung pria yang akrab disapa Kang Emil itu jadi presiden.

“Dalam simulasi empat nama calon, dukungan untuk Ridwan Kamil 22,2 persen, Prabowo Subianto 21,9 persen, Anies Baswedan 19,3 persen, Ganjar Pranowo 17,8 persen,” ujar Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad, saat merilis hasil survei secara virtual, Selasa (15/2/2022).

1. Jika Ridwan Kamil tidak ikut bersaing, Prabowo menang

Menhan Prabowo Subianto ketika menyerahkan buku biografinya kepada Gubernur Ridwan Kamil 22 Juni 2021 lalu  (www.instagram.com/@ridwankamil)
Menhan Prabowo Subianto ketika menyerahkan buku biografinya kepada Gubernur Ridwan Kamil 22 Juni 2021 lalu (www.instagram.com/@ridwankamil)

Saidiman menjelaskan, jika pemilihan presiden diadakan pada waktu survei, ada empat tokoh yang mendapat dukungan cukup seimbang. Mereka adalah Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Temuan ini konsisten dalam berbagai simulasi (top of mind sampai simulasi pilihan tertutup).

“Jika Ridwan Kamil tidak ikut bersaing, suaranya tersebar cukup merata kepada ketiga calon lainnya. Dalam simulasi tiga nama tanpa Ridwan Kamil, Prabowo mendapat dukungan 28,7 persen, Anies Baswedan 27 persen, dan Ganjar Pranowo 25,1 persen,” ujar Saidiman.

2. Ridwan Kamil menang di survel Iwan Fals

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (IDN Times/Kevin Handoko)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (IDN Times/Kevin Handoko)

Sebelumnya, musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals, juga membuat voting calon Presiden RI 2024 melalui akun Twitter pribadinya, @iwanfals, Rabu, 2 Januari 2022. Hasilnya, Ridwan Kamil paling banyak dipilih warganet.

Voting yang dibuat Iwan Fals mencantumkan tiga gubernur dan satu menteri di Kabinet Indonesia Maju. Tiga gubernur tersebut antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Selain itu, ada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Iwan Fals membuat voting itu untuk melihat antusiasme warganet, khususnya di Twitter, terhadap calon mana yang akan dipilih warganet jika kontestasi Pilpres 2024 diisi sejumlah kepala daerah di tingkat provinsi.

"Jadi pengen tahu, kalau pilpres hari ini, siapa juaranya, lima jam aja dah pulingnye ye," cuit Iwan Fals.

Usai membuat cuitan itu, terdapat 49.128 pemilih yang memberikan suaranya. Adapun hasilnya, Ridwan Kamil memperoleh suara terbanyak dengan 64 persen, disusul Ganjar Pranowo 29 persen suara, Anies Baswedan 6 persen, dan Sri Mulyani 2 persen.

“Hehehe gubernur aing menang euy, selamat anda layak dapat (bintang)," cuit Iwan Fals setelah voting.

3. Ridwan Kamil akan mengumumkan partai pilihannya pada pertengahan 2022

Instagram/@sandiuno
Instagram/@sandiuno

Kendati, Ridwan Kamil belum memutuskan ke partai apa dirinya akan berlabuh untuk menjadi kendaraannya maju dalam Pemilu Presiden 2024. Namun, ia berjanji akan mengumumkan hal ini pada pertengahan 2022.

"Ya sedang dipertimbangkan banyak hal, nanti pasti pertengahan tahun saya kabarkan," ujar dia saat ditemui di Gedung Perpusatakaan Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Januari 2022.

4. Elektabilitas PDIP masih unggul

Ilustrasi - Ketua Umum PDIP Megawati Seokarnoputri dan sejumlah kader PDIP. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Ilustrasi - Ketua Umum PDIP Megawati Seokarnoputri dan sejumlah kader PDIP. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Sementara, elektabilitas partai politik hingga saat ini masih dipegang PDI Perjuangan dengan dukungan 16 persen. Sementara posisi selanjutnya ditempati Partai Gerindra dengan 14,8 persen.

“Posisi selanjutnya ditempati PKS 9,2 persen, Golkar 8,1 persen, Demokrat 5,9 persen, dan PKB 5,1 persen. Dibanding hasil Pemilu 2019, suara PDIP cukup stabil, sedangkan partai-partai lain cenderung menurun,” kata Saidiman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Related Articles

See More

Legislator Soroti Fenomena Perang Persepsi di Balik Film Pesta Babi

15 Mei 2026, 18:02 WIBNews