Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tak Ada Pembagian Langsung Daging Kurban di Masjid Istiqlal

Tak Ada Pembagian Langsung Daging Kurban di Masjid Istiqlal
Ilustrasi daging kurban (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Masjid Istiqlal menerima 59 sapi dan 7 kambing kurban, dengan penyembelihan dijadwalkan pada 28 Mei 2026 dan masih terbuka hingga hari tasyrik.
  • Daging kurban tidak dibagikan langsung ke individu, melainkan disalurkan melalui pesantren, panti asuhan, dan lembaga pendidikan mitra untuk mencegah penumpukan massa.
  • Perayaan Idul Adha bertema 'Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan', dilengkapi tujuh kantong parkir, pengamanan ketat dengan CCTV biometrik, serta pemeriksaan X-ray bagi seluruh jemaah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rumah Potong Hewan Masjid Istiqlal menerima penyembelihan hewan kurban dari masyarakat. Per (25/5/2026), sudah ada 59 ekor sapi dan 7 kambing kurban yang diterima Masjid Istiqlal.

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan jumlah tersebut akan terus bertambah hingga Hari Raya Idul Adha pada Rabu (27/5/2026). Hewan kurban akan disembelih pada Kamis (28/5/2026).

“Kemudian, jumlah hewan kurban yang terkumpul per hari ini dan mungkin kemungkinan masih 2 hari bisa kita menerima, bahkan hari lebaran pun juga kita masih terbuka kemungkinan menerimanya karena penyembelihan itu sampai hari tasyrik, hari ini kita sudah terkumpul 59 ekor sapi, sapinya kelas berat semua,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (25/5/2026).

1. Tak ada pembagian daging kurban di Masjid Istiqlal

Warga memotong daging kurban di di lingkungan RW 05 Perumahan Pasadena Kelurahan Kalipancur Ngaliyan. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Warga memotong daging kurban di di lingkungan RW 05 Perumahan Pasadena Kelurahan Kalipancur Ngaliyan. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Dalam proses distribusi, daging kurban di Masjid Istiqlal tidak dibagikan langsung kepada individu. Penyaluran dilakukan melalui pondok pesantren, panti asuhan, serta lembaga pendidikan yang telah terdata sebagai mitra binaan Istiqlal.

“Tapi sekali lagi, kita tidak membagi orang perorangan di Istiqlal,” ujar Nasaruddin Umar.

Pengelola memilih sistem distribusi tersebut demi menghindari penumpukan massa dan risiko desak-desakan seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

2. Tema perayaan Idul Adha 1447 di Masjid Istiqlal

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (IDN TImes/Ilman Nafi'an)
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (IDN TImes/Ilman Nafi'an)

Pada Idul Adha tahun ini, Masjid Istiqlal mengangkat tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”. Tema tersebut akan menjadi pokok utama dalam khutbah Idul Adha yang disampaikan Rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis.

“Tema Idul Adha kita tahun ini, terutama dalam khotbahnya nanti ialah ‘Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan’,” kata Nasaruddin Umar.

Panitia juga mengimbau jemaah datang lebih awal karena rangkaian pelaksanaan salat Id akan dimulai sejak pukul 06.45 WIB. Masjid Istiqlal bahkan sudah dibuka sejak pukul 04.00 WIB agar masyarakat dapat melaksanakan salat subuh di lokasi.

3. Ada 7 kantong parkir di sekitar Masjid Istiqlal

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (IDN TImes/Ilman Nafi'an)
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (IDN TImes/Ilman Nafi'an)

Untuk mendukung kenyamanan jemaah, pengelola telah menyiapkan tujuh kantong parkir dan area basement dua lantai yang mampu menampung sekitar seribu kendaraan. Kerja sama penggunaan lahan parkir juga dilakukan dengan sejumlah area di sekitar Istiqlal, termasuk Gereja Katedral dan kompleks Kementerian Agama.

Masjid Istiqlal turut memperketat sistem keamanan selama pelaksanaan Idul Adha. Sedikitnya 260 kamera CCTV disiagakan di berbagai titik, lengkap dengan teknologi biometrik dan pemindai wajah.

“Dan jangan coba-coba untuk melakukan sesuatu yang pencurian, pencopetan di Istiqlal, alamatnya, address-nya itu bisa ketahuan karena kita punya alat yang canggih,” kata Nasaruddin Umar.

Seluruh akses masuk jemaah juga akan melewati pemeriksaan X-ray untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuk ke area masjid. Pengelola menegaskan sterilisasi kawasan dilakukan sejak tengah malam demi mendukung pengamanan tamu VVIP.

Share Article
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More