Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit untuk Misi Perdamaian ISF di Gaza

TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit untuk Misi Perdamaian ISF di Gaza
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali (tengah) di geladak di KRI SIM-367, Jakarta Utara. (Dok. TNI AL)
Intinya sih...
  • TNI AL siapkan kapal rumah sakit untuk misi perdamaian ISF di Gaza
  • Sebanyak 8.000 prajurit TNI ditargetkan siap berangkat ke Gaza akhir Juni 2026
  • Presiden Prabowo hadiri KTT Board of Peace (BoP) perdana di Washington DC yang akan diselenggarakan 19 Februari 2026
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) mengatakan pihaknya telah menyiapkan kapal rumah sakit untuk dikirim ke misi perdamaian, yang merupakan bagian dari pasukan stabilisasi (ISF) di Gaza. Pengiriman kapal rumah sakit itu bersamaan dengan pengiriman pasukan di bidang zeni konstruksi dan kesehatan. Namun, waktu keberangkatannya ke Gaza belum ditentukan.

"Jadi, yang jelas kami akan mengirimkan kapal rumah sakit. Sementara ini yang masih didaftarkan (untuk dikirim ke Gaza) satu. Tapi mungkin bisa jadi lebih dari satu," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali, ketika dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Ali menjelaskan pihaknya akan memprioritaskan pengiriman satu kapal rumah sakit ke Palestina. Sedangkan, kapal rumah sakit yang kedua akan disiagakan sebagai cadangan. Ia mengatakan hingga saat ini belum ada kesepakatan soal jumlah personel TNI yang dikirim ke Gaza.

"Jumlahnya masih menunggu kesepakatan dan arah dari Mabes TNI," tutur dia.

1. TNI sudah adakan rapat penyiapan satgas perdamaian dan kemanusiaan

TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit untuk Misi Perdamaian ISF di Gaza
Kolonel (Inf) Donny Pramono yang menjabat sebagai Kadispenad baru dan menggantikan Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. (IDN Times/Santi Dewi)

Sementara, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (AD), Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan pada 12 Februari 2026 sudah digelar rapat persiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia di Mabes TNI. Dalam rapat itu, pembahasan mengenai pengiriman pasukan baru di tahap format brigade komposit 8.000 personel.

Brigade komposit merupakan satuan tugas khusus TNI yang terdiri dari berbagai batalyon fungsional, baik zeni, kesehatan, support, dan perbekalan. Brigade ini dibentuk untuk misi kemanusiaan tertentu.

Jenderal bintang satu itu mengatakan pengiriman pasukan ke Gaza menunggu komando dari Presiden Prabowo Subianto.

"Rencana pengiriman sekitar 8.000 personel masih dalam tahap persiapan dan menunggu keputusan Presiden RI," ujar Donny dalam keterangan tertulis, Senin.

2. Sebanyak 8.000 prajurit TNI ditargetkan siap berangkat ke Gaza akhir Juni 2026

TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit untuk Misi Perdamaian ISF di Gaza
Ilustrasi prajurit TNI Angkatan Darat (AD). (ANTARA FOTO/Aprilio Akbar)

Lebih lanjut, Donny mengungkapkan mengenai linimasa yang disusun terkait pengiriman personel TNI ke Gaza. Pada Februari 2026 akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi.

"Lalu, pada akhir Februari digelar kesiapan pasukan," kata personel TNI dari Kopassus itu.

Donny menyebut sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat pada awal April 2026. Sedangkan, seluruh elemen 8.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026.

"Istilah siap berangkat bukan berarti sudah berangkat, melainkan dalam kondisi benar-benar dalam kondisi siap diberangkatkan sewaktu-waktu. Jadwal keberangkatan tetap sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku," tutur dia.

3. Prabowo hadiri KTT Board of Peace (BoP) perdana di Washington DC

TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit untuk Misi Perdamaian ISF di Gaza
Presiden Prabowo Subianto, Senin (16/2/2026) terbang ke Washington DC, Amerika Serikat untuk melakukan kunjungan kerja (dok. Sekretariat Presiden)

Sementara, keputusan pengiriman prajurit TNI ke Gaza diduga menunggu hasil pertemuan KTT perdana Board of Peace (BoP) yang digelar di Washington DC pada Kamis, 19 Februari 2026. Presiden Prabowo Subianto sudah meninggalkan Indonesia hari ini untuk mengikuti KTT tersebut.

Dikutip dari laman PBS, di KTT perdana BoP itu turut dibahas detail rencana pengiriman pasukan stabilisasi internasional (ISF) yang diklaim sejalan dengan mandat PBB. Setidaknya, delegasi dari 20 negara akan ikut dalam KTT perdana tersebut. Sementara, kehadiran Israel diwakili Menteri Luar Negeri Gideon Saar.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun media sosialnya, Truth Social mengatakan, dalam pertemuan itu juga akan diumumkan pengucuran dana dari negara anggota BoP senilai 5 miliar Dollar AS atau setara Rp84 triliun untuk membangun kembali Gaza.

"Pada 19 Februari 2026, saya akan kembali bergabung dengan anggota Board of Peace di Donald J. Trump Institute of Peace di Washington DC, di mana kami akan mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari 5 miliar Dollar AS untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza," tulis Trump di akun tersebut.

Belum diketahui, apakah Indonesia termasuk salah satu negara anggota BoP yang sudah menyatakan komitmen untuk mengucurkan dana pembangunan Gaza tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Italia Berubah Pikiran, Mau Gabung Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump

16 Feb 2026, 19:07 WIBNews