IDN Times telah menghubungi dan memperoleh izin mengutip unggahan dari pengunggah utas di Instagram, Ida Bagus Mandhara Brasika seorang aktivis lingkungan yang juga peneliti. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.
TOP 5: Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Rp100 M hingga Riset Bodong

Jakarta, IDN TImes - Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan anggaran pembelian sapi kurban itu bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) senilai Rp100 miliar.
Selain artikel di atas, hampir sepanjang Selasa (26/5/2026), pembaca IDN Times banyak menyoroti artikel terkait skandal dugaan riset palsu di ISPPD 2026, survei LSI: 47,4 persen rakyat gak percaya soal antek asing ala Prabowo, dan beberapa artikel menarik lainnya yang terangkum dalam #IndonesiaHariIni.
1. Sumbangan 1.098 sapi kurban Prabowo pakai APBN Rp100 miliar
Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan anggaran pembelian sapi kurban itu bersumber dari APBN dengan nilai Rp100 miliar.
Sebanyak 598 sapi akan dibagikan ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding jumlah daerah penerima karena ada sejumlah wilayah yang tidak memiliki sapi sesuai standar bobot yang ditetapkan Presiden. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.
2. Skandal dugaan riset palsu di ISPPD 2026, cemarkan nama Indonesia
Dugaan pemalsuan identitas dan fabrikasi riset oleh sejumlah peserta asal Indonesia di konferensi internasional International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark, memicu sorotan di kalangan ilmiah. Praktik tersebut dinilai merusak kredibilitas peneliti Indonesia di forum akademik dunia.
3. Survei LSI: 47,4 persen rakyat gak percaya soal antek asing ala Prabowo
Presiden Prabowo Subianto berulang kali menyinggung adanya 'antek asing' sebagai pihak ketiga untuk menggoyahkan stabilitas nasional, termasuk dengan menghasut demonstrasi besar-besaran pada akhir Agustus 2025.
Para akademisi dan aktivis menganggap retorika Presiden Prabowo Subianto terkait 'antek asing' sebagai upaya mendelegitimasi kritik terhadap kebijakannya. Namun, masih belum jelas apakah publik Indonesia setuju dengan tuduhan Presiden Prabowo tentang campur tangan asing. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.
4. Asal usul dan jenis el Nino, fenomena alam pemicu kemarau panjang di RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan musim kemarau 2026 diprediksi lebih panjang dan kering dibandingkan biasanya, seiring meningkatnya potensi fenomena El Nino di Samudera Pasifik.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhesena Sopaheluwakan, mengatakan kecenderungan terjadinya El Nino pada tahun ini cukup signifikan dan perlu diantisipasi sejak dini. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.
5. Menhan Sjafrie lapor kekayaan 2025 mencapai Rp105 M, naik Rp6,6 M dibanding 2024
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaporkan kepemilikan harta kekayaannya pada 2025 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencapai Rp105.786.309.785 (Rp105 miliar). Nilai kekayaannya naik Rp6,6 miliar bila dibandingkan pada 2024.
Dikutip dari situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) komisi antirasuah, orang dekat Presiden Prabowo Subianto itu melaporkan harta kekayaannya pertama kali saat mengisi jabatan sebagai Wakil Menteri Pertahanan pada 2010. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.


















