Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Pemalakan Bajaj, Pramono: Premanisme Tak Boleh Terjadi Lagi

Viral Pemalakan Bajaj, Pramono: Premanisme Tak Boleh Terjadi Lagi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Halal Bihalal di Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dukungan penuh terhadap aparat untuk memberantas premanisme dan memastikan tindakan tegas terus dilakukan agar kejadian serupa tak terulang.
  • Sebuah video viral memperlihatkan sopir bajaj dipalak dua pria di kawasan Tanah Abang, membuat publik heboh dan mendorong aparat segera bertindak.
  • Polisi berhasil menangkap pelaku berinisial DP yang memalak sopir bajaj di Pasar Blok A Tanah Abang setelah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat dalam memberantas aksi premanisme di Ibu Kota, termasuk pemalakan terhadap pedagang maupun pengemudi transportasi umum.

Pramono menegaskan, tindakan tegas terhadap pelaku premanisme harus terus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Jakarta.

“Kemarin yang melakukan pemalakan baik itu kepada pedagang maupun bajaj sudah ditangkap semua. Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya untuk hal seperti ini, tidak boleh terjadi lagi,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

1. Pramono dukung tindakan tegas premanisme

Viral Pemalakan Bajaj, Pramono: Premanisme Tak Boleh Terjadi Lagi
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Pramono mengatakan, Pemprov DKI siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam menindak setiap bentuk premanisme tanpa pandang bulu.

“Jadi saya sebagai Gubernur Jakarta termasuk memberikan support untuk mengambil tindakan tegas terhadap premanisme kepada siapapun di Jakarta ini,” tegasnya.

2. Viral video pemalakan sopir bajaj

Viral Pemalakan Bajaj, Pramono: Premanisme Tak Boleh Terjadi Lagi
Stasiun Tanah Abang Baru Pasca Revitalisasi (IDN Times/Anggia Leksa)

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj diduga dipalak dua pria di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial pada Sabtu, 11 April 2026. Dalam rekaman tersebut, sopir bajaj mengaku harus menyetor uang hingga Rp100 per hari.

Sementara, polisi pun menindaklanjuti video viral aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang itu.

3. Polisi tangkap pelaku

Viral Pemalakan Bajaj, Pramono: Premanisme Tak Boleh Terjadi Lagi
Ilustrasi polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

Pelaku berinisial DP, 27 tahun, ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 12 April 2021 sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Pasar Blok A Tanah Abang, Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang.

Dalam kejadian itu, polisi mengungkap korban mengalami kerugian Rp2.000. Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku di rumah kontrakannya

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More