Wakasad: Kesiapan Tugas Prajurit Tak Dibangun secara Instan

Jakarta, IDN Times– Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan, kesiapan tugas prajurit tidak dibangun secara instan. Melainkan melalui disiplin yang konsisten serta latihan yang berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 840/Golok Sakti di Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (21/1/2026).
1. Pentingnya membangun pola pikir prajurit yang disiplin, bertanggung jawab, dan terus berkembang

Dalam pengarahannya, Saleh menekankan pentingnya membangun pola pikir prajurit yang disiplin, bertanggung jawab, dan terus berkembang seiring dengan tuntutan tugas.
“Kesiapan tugas dibangun melalui kebiasaan menjaga kesehatan, kebersihan, serta latihan yang berkelanjutan,” tegasnya.
2. Disiplin dalam kehidupan sehari-hari merupakan fondasi utama bagi profesionalisme prajurit

Menurut Saleh, disiplin dalam kehidupan sehari-hari merupakan fondasi utama bagi profesionalisme prajurit. Tanpa disiplin dan latihan yang terjaga secara konsisten, kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tugas tidak akan tercapai secara optimal.
Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga semangat, motivasi, serta komitmen pengabdian dalam setiap jenjang kepangkatan.
3. Peninjauan kondisi satuan sekaligus pembinaan kepada prajurit

Kunjungan kerja Wakasad ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan kondisi satuan sekaligus pembinaan kepada prajurit. Rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 500 prajurit ini, diawali dengan penyambutan di markas batalyon, dilanjutkan makan siang bersama prajurit, pengarahan pimpinan, serta peninjauan lingkungan dan fasilitas satuan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan TNI Angkatan Darat guna memastikan kesiapan prajurit dan satuan dalam melaksanakan tugas pokok secara profesional dan berkelanjutan.

















